Fasharkan Bitung Kodaeral Vlll Hadirkan Fasilitas Bengkel Docking Untuk Para Nelayan Di Sulawesi Utara
Sulawesi Utara, SiberSulut:Selama ini, perbaikan kapal bagi nelayan di Sulawesi Utara bukan perkara mudah.
Akses yang terbatas mengakibatkan biaya yang dikeluarkan tidak sedikit karena harus dilakukan di pulau ini Kini, harapan baru muncul lewat program pemberdayaan masyarakat
Fasharkan Bitung Kodaeral Vlll menghadirkan fasilitas bengkel docking kapal bagi masyarakat nelayan di Pulau Sulawesi Utara dan keberadaan fhasharkan Bitung bertempat di Tandurusa, Aertembaga, Kota Bitung, Sulut.
Program yang telah dijalankan sejak 16 Maret 2016 dalam persemian Fhasharkan Bitung Kodaeral Vlll, ini bertujuan meningkatkan kemandirian dan efisiensi ekonomi para nelayan yang selama ini terbebani oleh tingginya biaya perbaikan kapal.
Bantuan yang diberikan meliputi berbagai peralatan penting seperti mesin bor, mesin gerinda,mesin las, dan lain’
Tak hanya menyediakan sarana, Fasharkan Bitung Kodaeral Vlll Manado paham jika para nelayan memerlukan prasarana tempat mereka menyimpan seluruh peralatan.
“Fasharkan Bitung Kodaeral Vlll Manado membangun pondok untuk kami sebagai tempat mengelola alat perbengkelan agar tetap terawat dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan,” ujar Nehan nelayan setempat.
Tak tanggung-tanggung, program ini juga menerapkan sistem sosial ekonomi berkelanjutan. Para nelayan yang membutuhkan peralatan dapat menyewa dengan biaya terjangkau.
Dana yang terkumpul dari sewa ini kemudian dikelola kembali untuk membiayai perawatan alat dan mendukung kebutuhan kelompok nelayan lainnya.
Dengan adanya bengkel ini, kami tidak perlu lagi membawa kapal ke luar bengkel lainnya maupun ke luar provinsi Sulawesi Utara.
hadirnya Fasharkan Bitung Kodaeral Vlll lebih mempercepat untuk perbaikan ringan. Biayanya lebih murah, waktunya juga lebih efisien,” ujar Nehan, seorang nelayan yang telah merasakan langsung manfaat program in
Sebelum adanya Fasharkan Bitung Kodaeral Vlll bantuan peralatan bengkel, nelayan harus mengeluarkan biaya sangat fantastis dan berbeda-beda harga yang sangat tinggi untuk memperbaiki kerusakan ringan, karena harus membeli atau menyewa peralatan secara terpisah dengan harga sewa yang cukup tinggi.
Kini, dengan dukungan Fasharkan Bitung Kodaeral Vlll memfasilitasi peralatan bengkel yang memadai, nelayan cukup membayar biaya sewa yang jauh lebih murah dan tidak hanya peralatan di sewakan malahan kami sebagai nelayan bisa bekerja untuk perbaikan kapal kami sendiri untuk mempercepat selesainya docking kapal.
“Selain menekan biaya, ketersediaan peralatan yang lengkap juga membuat proses perbaikan lebih efisien, sehingga nelayan tidak perlu lagi menunggu lama untuk mencari atau meminjam alat,” ungkap Nehan.
Terpisah, Komandan Fasharkan Bitung Kodaeral Vlll Manado Letkol Laut (T) Dyan Setiawan, M.Tr.Opsla menjelaskan bahwa, Program ini merupakan wujud nyata komitmen Perusahaan dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat pesisir di Sulawesi Utara
Kami memahami tantangan yang dihadapi nelayan di pulau-pulau kecil, terutama perawatan kapal.
Karena itu, kami hadir melalui program yang tidak hanya memberikan bantuan peralatan, tetapi juga mendorong pengelolaan berbasis sosial ekonomi yang berkelanjutan.

Harapan kami, fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan terus berkembang bersama kelompok nelayan yang mengelolanya,” jelas Kafasharkan Bitung.
Ia menambahkan, program ini dirancang agar manfaatnya tidak berhenti pada pemberian bantuan semata, tetapi juga menciptakan ekosistem usaha yang bisa dikelola bersama dan berkelanjutan.
“Kami ingin hadir sebagai mitra pembangunan, bukan hanya penyedia bantuan. Prinsip keberlanjutan menjadi dasar dari setiap program kami, agar manfaatnya bisa dirasakan tidak hanya hari ini, tetapi juga untuk generasi berikutnya,” ujarnya.
Program ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI Angkatan Laut melalui Fasharkan Bitung Kodaeral Vlll Manado dan masyarakat Sulawesi Utara bisa membawa dampak nyata yang berkelanjutan.
Tidak hanya soal bantuan alat, tapi juga membuka jalan bagi nelayan untuk lebih mandiri dan berdaya dalam menjalankan usaha mereka sehari-hari.
Langkah kecil ini membawa perubahan besar bagi kehidupan masyarakat pesisir, yang selama ini sering terabaikan,” Pungkas Letkol Laut (T) Dyan Setiawan, M.Tr.Opsla, di saat konfirmasi awak media ini di ruangan Lobi Fasharkan Bitung.






