7 Jurusan Ikuti Uji Kompetensi, Christo Lewan: Harapkan Lulusan 100 Persen Siap Kerja
Kota Bitung, SiberSulut :Seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara secara serentak melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun 2026.
Kegiatan yang menjadi tolok ukur kesiapan siswa menghadapi dunia kerja ini dibuka secara virtual oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara, Senin (20/04/2026).
Pembukaan dan pelaksanaan ujian dipusatkan di RPS Kuliner SMK Negeri 1 Bitung, Jalan Mr. A.A. Maramis, Kecamatan Maesa, Kota Bitung.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Kepala SMK Negeri 1 Bitung, Drs. Christo A. Lewan, menjelaskan bahwa UKK merupakan evaluasi akhir pembelajaran yang bertujuan memastikan kompetensi siswa selaras dengan standar industri.
“Uji kompetensi ini dilaksanakan di penghujung kegiatan pembelajaran, untuk menguji kemampuan siswa setelah menyelesaikan pendidikan dan masa Praktik Kerja Lapangan (PKL),” ujar Drs. Christo A. Lewan.
SMK Negeri 1 Bitung menggelar ujian ini untuk 7 konsentrasi keahlian, yaitu Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB), Bisnis dan Pemasaran, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Perhotelan, Usaha Layanan Wisata, serta Kuliner (Tata Boga). Total sebanyak 305 siswa kelas XII mengikuti rangkaian ujian ini.
Penguji dari Dunia Usaha dan Industri
Untuk menjamin kualitas dan objektivitas, pelaksanaan UKK melibatkan dua pihak penilai, yaitu penguji internal dari sekolah dan penguji eksternal yang berasal langsung dari dunia usaha, dunia industri (DUDI), dan lembaga sertifikasi.
“Penguji eksternal berasal dari pihak yang qualified dan bersertifikat, seperti Politeknik Negeri Manado, BNK, Lion Hotel, Travel and Tour, hingga Pura Nabila untuk bidang akuntansi,” jelasnya.
Keterlibatan para ahli industri ini bertujuan memverifikasi keterampilan praktis siswa agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Tidak hanya menjadi syarat kelulusan, ujian ini juga menjadi gerbang bagi siswa untuk mendapatkan Sertifikat Kompetensi Nasional.
Harapan Lulusan Siap Bersaing
Drs. Christo A. Lewan berharap seluruh siswa dapat lulus 100 persen dan siap melangkah ke tahap berikutnya, baik untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, maupun berwirausaha.
“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam program pendidikan vokasi untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan sesuai kebutuhan industri,” harapnya.






