Hengky Honandar – Randito Maringka Komitmen Melaksanakan Program Pembangunan Berorientasi Pada Kepentingan Rakyat Bitung
BITUNG– DPRD Kota Bitung menggelar Rapat Paripurna dalam rangka serah terima jabatan, serta mendengarkan sambutan perdana Walikota dan Wakil Walikota terpilih Hengky Honandar dan Randito Maringka, periode 2025 – 2030, di Kantor DPRD Kota Bitung. Rabu, 5 Maret 2025.

Dalam sambutan perdana Walikota Hengky Honandar menyampaikan, bahwa dia dan Wakil Walikota Randito Maringka menyadari besarnya tanggung jawab yang akan diemban untuk memimpin kota Bitung 5 tahun ke depan. “Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kota Bitung yang telah memberikan amanah dan kepercayaan kepada kami untuk memimpin Kota Bitung yang sama-sama kita cintai.” ungkap Walikota.

Kami juga menyampaikan apresiasi yang
setinggi-tingginya kepada semua pihak baik DPRD, forkompinda, KPU, Bawaslu, bahkan semua stakeholder yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu, yang telah menyukseskan proses pesta demokrasi sehingga boleh berjalan dengan baik.

Pembangunan suatu daerah adalah suatu proses yang tidak hanya melibatkan salah satu pihak saja, namun diperlukan suatu kolaborasi, sinergitas dan harmonisasi semua pihak di berbagai tingkatan.
Untuk itu, sejalan dengan visi kami dalam membangun kota bitung untuk lima tahun ke depan yaitu ”harmonisasi menuju bitung maju 2025- 2030” yang nantinya akan diwujudkan melalui 4 misi:
1. Memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).
2. Membangun dari kelurahan untuk pemerataan ekonomi yang berkeadilan.
3. Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
4. Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam dan budaya, serta peningkatan toleransi antar umat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur.

Dalam upaya untuk melaksanakan visi dan misi, maka kami memiliki 16 program unggulan dan 5 program prioritas yang nantinya akan dilaksanakan secara bertahap sampai dengan 5 tahun ke depan dan nantinya akan dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (rpjmd) Kota Bitung tahun 2025-2030.
Proses pembangunan di Kota Bitung tentu tidak lepas dari sinergitas, koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah Kota Bitung.

Dalam mewujudkan asta cita Presiden dan wakil presiden serta dalam mendukung visi misi gubernur dan wakil gubernur provinsi Sulawesi Utara, maka pemerintah kota Bitung akan berupaya untuk terus melakukan sinergitas, koordinasi dan sinkronisasi, dalam mendukung pencapaian asta cita serta program dari gubernur dan wakil gubernur sehingga proses pembangunan kota bitung boleh berjalan secara terintegrasi dan berkesinambungan.
Kami menyadari bahwa tahun-tahun ke depan, kita diperhadapkan dengan berbagai tantangan pembangunan yang semakin kompleks, diantaranya efisiensi dan keterbatasan anggaran.
Namun dengan semangat harmonisasi dan partisipasi serta dukungan dari semua masyarakat, pihak swasta dan berbagai stakeholder termasuk dewan perwakilan rakyat daerah Kota Bitung, kami yakin dan percaya kita dapat menghadapi dan mengatasinya bersama sehingga kejayaan dan kemajuan kota bitung dapat kita raih bersama.
Tantangan pembangunan yang makin kompleks di tengah keterbatasan sumber daya pendukung antara lain:
• keterbatasan anggaran, dan kewajiban hutang;
• kemampuan fiskal yang masih rendah;
• reformasi birokrasi dan manajemen aparatur pemerintah yang masih perlu dibenahi;
• pelayanan publik yang perlu ditingkatkan.
untuk menyelesaikan tantangan tersebut dibutuhkan kerja keras, kreativitas dan komitmen yang kuat serta pola pikir yang kreatif dengan semangat harmonisasi di semua sektor, diantaranya:
Semua perangkat daerah dituntut melakukan berbagai langkah yang efektif, efisien dan inovatif, serta mencari peluang potensi pendapatan, sehingga dapat membantu sumber-sumber pembiayaan pembangunan.
Dengan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, baik lembaga pemerintah maupun dunia usaha.
Dalam upaya pembenahan manajemen aparatur pemerintah, maka yang perlu dilakukan adalah manajemen sumber daya aparatur pemerintah yang didasarkan pada kualifikasi, kompetensi, potensi dan kinerja serta integritas dan moralitas dengan tidak membedakan latar belakang suku, ras, warna kulit, agama dan asal usul serta memperhatikan kesejahteraan aparatur pemerintah.
Terkait dengan tata kelola pemerintahan dan peningkatan pelayanan publik, maka perlu dilakukan pembenahan di semua bidang, sehingga pemerintahan yang baik dan bersih dapat tercermin melalui peningkatan pelayanan publik.
Sebagai walikota dan wakil walikota, kami berkomitmen untuk melaksanakan program-program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan rakyat. ”
Visi dan misi yang telah kami usung dalam kampanye bukan sekadar janji, tetapi akan kami wujudkan melalui kerja nyata yang terukur. “Kami juga akan membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi masyarakat untuk turut serta dalam pembangunan daerah. “mari bersama wujudkan harmonisasi menuju bitung maju”. tutup Walikota pada sambutannya.
(Vivi)






