Program Kampung KB Turunkan Angka Stunting di Minut

MINUT – Kasus stunting di Kabupaten Minahasa Utara turun secara signifikan. Tentu saja hal tersebut menjadi suatu capaian yang luar biasa, dan semua ini atas kerjasama antara masyarakat dan Pemerintah.

Dikatakan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Minahasa Utara, dr. Jane Symons, M.Kes, bahwa keberhasilan pencegahan dan mitigasi Stunting karena tiga hal penting yakni melakukan verifikasi data yang aktual, melibatkan semua OPD hingga ke tingkat Desa, serta dukungan pendanaan diantaranya lewat pemanfaatan dana desa serta pihak swasta melalui dana CSR serta pelibatan partisipasi unsur Forkompinda. Jumat, 25 April 2025

Selain itu, Penguatan optimalisasi penyelenggaraan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas SDM dan memberdayakan serta memperkuat institusi keluarga karena fokus kampung keluarga berkualitas ini adalah peningkatan akses pelayanan kesehatan termasuk KB dan kesehatan reproduksi melalui program kesehatan berbasis masyarakat, peningkatan cakupan dan akses pendidikan, peningkatan cakupan layanan jaminan dan perlindungan sosial pada keluarga dan masyarakat miskin serta rentan juga upaya pemberdayaan ekonomi keluarga dan pendampingan serta pelayanan pada keluarga dengan risiko kejadian stunting.

“Kabupaten Minahasa Utara telah mencanangkan 131 Kampung KB yang tersebar di 10 Kecamatan dengan terbentuknya 131 Kampung Keluarga berencana berkualitas di Kabupaten Minahasa Utara diharapkan akan menurunkan angka stunting bahkan tidak akan ada lagi stunting di Kabupaten Minahasa Utara sesuai target Bupati Minahasa Utara untuk bisa menekan angka kasus stunting sampai di bawah 10% atau 1 digit”, jelas dr. Jane Symons.

(Vhy)