Komitmen Pemkab Minut Berantas Stunting, DPPKB Gelar Mini Lokakarya di Likupang Selatan

MINUT – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus berupaya menurunkan angka stunting. Melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, kegiatan Mini Lokakarya Percepatan Penurunan Stunting terus dilakukan. Kali ini bertempat di Balai Desa Batu, Kecamatam Likupang Selatan. Kamis, 7 Agustus 2024.

Kegiatan ini dibuka oleh Camat Likupang Selatan, David F. Talumantak, S.Pd, menyampaikan bahwa mini lokakarya TPPS tingkat kecamatan merupakan  upaya meningkatkan sinergitas dan dukungan dalam penanganan percepatan penurunan stunting ditingkat kecamatan melalui DPPKB Minut.

“Kasus stunting di kecamatan Likupang Selatan ada 2 anak, yaitu dari desa Werot dan Wangurer. Dan saat ini sementara dalam penanganan”. ungkap David Talumantak.

Dalam lokakarya ini, lanjut dikatakan David Talumantak, pentingnya intervensi bagi desa yang masih memiliki kasus stunting, terutama melalui program pemberian makanan tambahan (PMT) pemulihan bagi balita yang berisiko maupun yang telah mengalami stunting.

“Pihak desa diharapkan dapat mengalokasikan anggaran dari Dana Desa atau sumber keuangan lainnya guna mendukung program ini sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing balita.” ucap David Talumantak.

Sementara itu, Kepala Dinas PPKB Minut, dr. Jane Symons M. Kes, melalui Kepala Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) Adpin Masye S. Mekel, SE, mengatakan bahwa, program stunting ini adalah program unggulan dari Presiden, yang menjadi perhatian khusus.

“Kita memberantas stunting dari akarnya yaitu dimulai dari desa. Untuk itu kita harus bekerja sama dan kerja bersama sama untuk penangan stunting.”tutur Masye Mekel.

Lebih lanjut dijelaakan Kabid Dalduk, Mini lokakarya stunting merupakan forum penting untuk menggerakkan berbagai pihak terkait dalam upaya bersama menurunkan angka stunting di tingkat kecamatan.

Selain itu, penting juga diadakan Posyandu Remaja. Posyandu Remaja memiliki peran penting dalam membantu remaja menghadapi tantangan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa.

“Dengan adanya kegiatan penyuluhan dan pelayanan kesehatan yang teratur, remaja dapat memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk menjaga kesehatan mereka, membuat keputusan yang tepat, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan.” jelasnya.

Kegiatan ini juga sebagai bentuk komitmen Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung, serta Sekretaris Daerah Novly Wowiling menjadikan penanganan stunting sebagai prioritas yang harus dicegah  secara bersama-sama mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten hingga Nasional.

“Melalui acara minilok stunting ini, harapannya peserta dapat termotivasi untuk terus mengupayakan pencegahan stunting hingga mencapai prevalensi serendah mungkin.” pungkas Masye Mekel.

Turut hadir dalam kegiatan, Turut hadir Ketua TP PKK Kecamatan Likupang Selatan Ny. Rilly Talumantak Pangkerego, S. Si, Kapolsek Likupang, Danramil Likupang, mewakili Kepala Puskesmas Batu, Hukum Tua se-kecamatan Likupang Selatan, penyuluh KB, Perwakilan Tim Pendamping Keluarga, Perwakilan TP.PKK Kecamatan LikSel, BPP, tokoh agama, dan Dinas PPKB Minut.

(Vhy)