Pesta Adat Tulude Jemaat KGMPI Bahu Simbol Harmonis Bersama Masyarakat Malalayang 2 Lingkungan 5
MANADO – Jemaat KGMPI Bahu Getsemami Bahu mengelar Pesta Adat Tulude dengan Tema Lumiu Munara katundiangu Tulude Makao Sasikile kakasembaukangu Menanum melang Dingangu Jamaate yang artnya Melalui Pesta Adat Tulude semakin mempererat tali pesaudaraan dan kebersamaan dalam jemaat dilaksanakan di Kelurahan Malalayang 2 Lingkungan 5 Jumat (06/02/2026)
Tokoh masyarakat Adat Sangihe yang di Malalayang 2 Ramlis Makasekehe mengatakan Tulude bukan sekadar tradisi budaya, melainkan juga merupakan momentum refleksi iman yang mengajarkan nilai-nilai kerendahan hati, kebersamaan, persatuan, serta semangat saling menopang dalam kehidupan bermasyarakat.
“Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam perayaan Tulude sangat sejalan dengan semangat pembangunan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Oleh karena itu, sinergi antara gereja, pemerintah, dan masyarakat perlu terus dipelihara guna mewujudkan daerah yang rukun, maju, dan diberkati,” Ungkap Embo sapaan akrab
Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh warga Jemaat KGMPI atas partisipasi dan keterlibatan aktif dalam menyukseskan pesta Adat Tulude
Camat Malalayang Yusuf Kopitoy SH.MH mengajak seluruh jemaat dan masyarakat malalayang untuk terus memelihara semangat Tulude dalam kehidupan sehari-hari. Disamping itu senantiasa hidup dalam rasa syukur, bekerja dengan tulus dan penuh tanggung jawab.
Pengelaran Adat Tulude juga dilakukan cuci tangan dengan air suci agar kampung dalam sehat di jauhkan dari wabah penyakit yang dilakukan Pdt Pelayanan Marfil Manua Sth dan pemotongan Kue Adat Tamo pertanda puncak ritual dalam upacara Tulude masyarakat Sangihe-Talaud, Sulawesi Utara, yang melambangkan
Ungkapan syukur kepada Tuhan, persatuan, dan penghormatan leluhur. Kue Tamo, berbentuk kerucut dari beras ketan, disimbolkan sebagai berkat Tuhan yang dibagikan kepada masyarakat, menandakan keterbukaan, kekeluargaan, dan harapan akan kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.
Turut dihadiri Oleh Camat Yusuf Kopitoy Sekertaris IKIS Stenly Patibano dan Tua – tua Adat Sangihe






