MINUT SIBERSULUT – Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Novly Wowiling, secara resmi membuka kegiatan Pra Musrenbang Tematik Pencegahan dan Penurunan Stunting yang dirangkaikan dengan penandatanganan kesepakatan komitmen bersama Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Minahasa Utara Jumat (6/2/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Novly Wowiling menegaskan bahwa penandatanganan komitmen ini bukan sekadar seremonial, melainkan landasan operasional bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mencapai target penurunan stunting yang telah ditetapkan pemerintah.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran strategis, termasuk Kepala Bapelitbang Hanny Tambani, para kepala OPD terkait, camat, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Minahasa Utara.

Novly Wowiling menjelaskan bahwa mulai tahun 2025, pemerintah daerah melakukan konsolidasi cepat sebagai respons atas perubahan regulasi nasional. Salah satu poin krusial adalah transformasi struktur tim koordinasi.
Tim yang sebelumnya bernama TP2S kini bertransformasi menjadi TP3S (Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting).

Penambahan kata “Pencegahan” dalam struktur baru ini menuntut seluruh jajaran untuk lebih proaktif dalam mengintervensi risiko stunting sejak dini.
Penyederhanaan Aksi Konvergensi
Sekda juga memaparkan adanya efisiensi langkah kerja, di mana mekanisme koordinasi yang sebelumnya terdiri dari 8 aksi konvergensi kini disederhanakan menjadi 4 aksi utama dan 2 aksi pendukung.

Penguatan Perencanaan.
Penguatan Pelaksanaan.
Monitoring dan Evaluasi.
Aksi Pendukung mencakup aspek Publikasi dan Regulasi.
Menutup arahannya, Sekda menginstruksikan penguatan implementasi untuk tahun 2026 yang berfokus pada kualitas data dan sinkronisasi anggaran.
Beliau menekankan pentingnya setiap OPD untuk memastikan data yang diinput ke sistem web aksi konvergensi telah bersinergi dengan SIPD Perencanaan.

”Kita harus memastikan setiap rupiah yang dialokasikan dalam anggaran tematik stunting benar-benar menyasar lokus yang tepat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegas Wowiling.
Beliau juga mendorong keterbukaan informasi agar seluruh perangkat OPD dapat memantau perkembangan data secara transparan demi keberhasilan bersama dalam mencetak generasi emas Minahasa Utara yang bebas stunting.
Acara di lanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan komitmen bersama Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Minahasa Utara oleh pihak terkait.






