Dukung Keluarga Berkualitas, BKKBN bersama DPPKB Minut Hadirkan Layanan Satyagatra di Likupang Timur

MINUT– Upaya pemerintah dalam membantu masyarakat mengatasi kompleksitas permasalahan kehidupan merupakan hal penting. Hal itu diwujudkan melalui peran Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), bersama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Minahasa Utara, menyediakan layanan konseling melalui Pusat Pelayanan Keluarga Sejahtera (PPKS) Satyagatra, di balai KB Likupang Timur. Rabu, 16 April 2025.

PPKS Satyagatra membuka ruang bagi masyarakat dari segala usia, mulai dari balita hingga lansia, untuk mendapatkan informasi, konseling, dan bimbingan dalam mengatasi berbagai permasalahan keluarga.

Menurut Kepala Bidang Keluarga Sejahtera Pemberdayaan Keluarga Helena Karundeng, layanan Satyagatra dihadirkan sebagai sarana komunikasi yang efektif baik bagi keluarga maupun individu. Melalui layanan ini masyarakat bisa mendiskusikan serta mencari solusi terhadap persoalan yang mereka hadapi.

“Layanan PPKS Satyagatra melayani konseling untuk siapa aja, layanannya disesuaikan dengan siklus hidup, dari balita sampai lansia. Dan konsultasinya  ditangani oleh psikolog profesional. Kami juga bermitra dengan berbagai pihak untuk membantu mengurai sesuai permasalahannya. Diantaranya dengan Puskesmas, Kepolisian, dan Badan Narkotika Nasional (BNN),” kata Karundeng.

Ada 8 layanan Satyagatra yang dapat diakses oleh masyarakat. Salah satunya konseling data informasi dan dokumentasi kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga (Bangga Kencana).
Selain itu, ada konsultasi keluarga dengan balita dan anak-anak, layanan keluarga remaja, serta bimbingan keluarga lansia. Masyarakat juga bisa mengakses layanan konsultasi pranikah, konseling kesehatan reproduksi, konsultasi untuk membangun keluarga harmonis, serta pembinaan usaha ekonomi keluarga.

“Harapannya dengan layanan Satyagatra, masyarakat bisa merencanakan dan membentuk keluarga keluarga yang berkualitas. Terutama sasarannya remaja ya, supaya nantinya bisa membangun keluarga berkualitas menuju Indonesia Emas,” ujar Karundeng.

(Vhy)