Ini Langkah Forkopimca Usai Tawuran Dua Kampung Di Kota Bitung

Kota Bitung, SiberSulut :Pertikaian yang terjadi tadi malam hingga subuh antar pemuda Lorong Empang dengan Sari Kelapa, Forkopimca Melakukan tatap muka dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam menyelesaikan pertikaian tawuran dua kampung yang di kota bitung.

 

Dalam tatap muka Camat Maesa Fatmawaty Soleman, S.STP di dampingi lurah Bitung timur Syarifudin Takahindangen, S.Sos, Turut hadir juga Babinsa, Bhabinkamtibmas dan ketua ormas BSM Sapiin Palakua langsung turun ke dua kampung untuk mencari solusi dan meredamkan permasalahan pertikaian anak-anak remaja, Minggu (09/03/2026)

 

Camat Maesa Fatmawaty Soleman, S.STP Menjelaskan bahwa Terkait kunjungan tadi malam, sudah diminta keterangan dan diberikan peringatan ke para pemuda yg bertikai utk tidak melakukan aksi tawuran lagi. Karna pihak APH saat ini akan menindak tegas para pelaku tawuran.

 

Selain itu, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi  anak-anak mereka, karena akses terhadap konten yang tidak sehat dapat memicu tindakan kekerasan dan perilaku menyimpang.

 

Selain itu, pihak kecamatan juga akan melaksanakan patroli setiap malam bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Kapolsek Maesa di wilayah-wilayah rawan khususnya di Kecamatan Maesa,” Ujar Fatmawaty

 

Bersama Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kami akan berkordinasi dengan walikota bitung,Wakil Walikota Bitung, Kapolres Bitung, Dandim 1310/ Bitung dan Kejaksaan Negeri Bitung akan mengaktifkan kembali Poskamling di kelurahan-kelurahan khususnya di kecamatan maesa untuk menjaga keamanan di kota bitung.

 

Tidak hanya itu, kami juga berkolaborasi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) untuk menghidupkan kembali kegiatan Remaja Masjid sebagai salah satu wadah positif bagi para remaja kecamatan maesa di kota bitung,” ucapnya

 

 

Lanjut Camat mengimbau masyarakat khususnya di kecamatan maesa untuk menjaga kondusifitas selama Bulan Ramadan, dari perilaku menyimpang yang dilakukan anak-anak remaja, menyusul maraknya aksi tawuran yang terjadi baru-baru ini.

Sejak  Bulan Ramadan ini, pihaknya memberikan imbauan kepada anak-anak remaja dan para orang tua untuk mengurangi aktivitas yang tidak diperlukan di luar rumah, Ungkapnya.

 

Ungkap Camat Pemerintah Kecamatan Maesa kota bitung juga memberikan imbauan kepada para Orang tua untuk mengambil peran dalam pengawasan kegiatan anak-anak remaja selama di luar rumah apalagi di bulan suci Ramadhan ini lebih bagus untuk anak-anak remaja harus selalu aktif beribadah di masjid untuk mencari pahala

 

 

“Oleh sebab itu, kecamatan maesa di kota bitung ini kita sama-sama menjaga kondusifitas dari aksi tawuran remaja yang sangat meresahkan ini. Kuncinya adalah peran orang tua, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang harus menjaga dan memberitahu bahwa tawuran itu sangat berbahaya sekali,” Pungkas Fatmawaty Soleman, S.STP, di saat konfirmasi awak media ini lewat via WhatsApp, Senin (9/03/2026).