Minut, SiberSulut :Kesadaran akan keselamatan melaut sekaligus pelestarian ekosistem laut menjadi fokus utama Kepolisian Daerah Sulawesi Utara.
Kasat Binmas Air Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulut, AKP Thalib, bersama jajarannya melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat nelayan di Kantor Desa Bulutui, Kecamatan Likupang Barat, pada Jumat (12/06/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 65 orang peserta.
Kegiatan tersebut merupakan wujud pendekatan humanis Polri dalam mencegah risiko kecelakaan laut serta tindak pidana di bidang perikanan sejak dini.
Melalui dialog langsung, tim menyampaikan materi penting mengenai standar keselamatan berlayar, mulai dari kewajiban mengenakan alat pelampung diri, pemeriksaan kelayakan kapal sebelum melaut, hingga cara mengantisipasi perubahan cuaca ekstrem yang sering terjadi di perairan utara Sulawesi.
Selain keselamatan jiwa, penyuluhan juga menekankan aspek hukum dan lingkungan. AKP Thalib menegaskan bahwa penggunaan bahan peledak, racun, maupun zat kimia seperti potasium untuk menangkap ikan tidak hanya merusak terumbu karang, tetapi juga merupakan tindak pidana yang dikenakan sanksi berat sesuai Undang-Undang Perikanan.
“Cara penangkapan yang merusak ini justru akan menghilangkan sumber penghidupan nelayan sendiri di masa depan. Jika terumbu karang rusak, tempat berkembang biak ikan pun hilang. Kami mengajak sepenuh hati untuk beralih ke alat tangkap yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujar AKP Thalib.
Tim juga mengedukasi mengenai perlindungan satwa laut yang dilindungi undang-undang, khususnya enam jenis penyu, yaitu: Penyu Belimbing, Penyu Tempayan, Penyu Lekang, Penyu Pipih, Penyu Sisik, dan Penyu Hijau. Nelayan dihimbau agar tidak menangkap, memperdagangkan, maupun mengonsumsi bagian tubuh penyu, serta segera melaporkan jika menemukan penyu tersangkut jaring agar dapat dikembalikan ke habitatnya.
Sementara itu, masyarakat nelayan yang hadir mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas perhatian serta pengetahuan yang diberikan pihak kepolisian. Mereka berharap kegiatan serupa dapat rutin diadakan agar semakin banyak warga yang memahami aturan serta pentingnya menjaga laut demi masa depan bersama,” Ucapnya.
Secara terpisah, Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh anggota Ditpolairud atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap penyuluhan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan demi menjaga keamanan dan kelestarian wilayah perairan Sulawesi Utara,” Ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda Sulut berharap tercipta perubahan perilaku positif di kalangan pesisir. “Kami optimis angka kecelakaan laut dapat ditekan dan ekosistem tetap terjaga. Polri akan terus hadir sebagai mitra masyarakat untuk mewujudkan perairan yang aman, tertib, dan lestari,” Pungkas Kombes Pol Bayuaji.






