Latihan Rutin Bela Diri, Dirpolairud Kombes Pol Bayuaji Pastikan Personel Selalu Siap Dan Tangguh
Kota Bitung, SiberSulut :Demi memelihara kondisi fisik, ketangkasan, serta kesiapan dalam menjalankan tugas pengamanan dan penegakan hukum di wilayah perairan, jajaran Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara melaksanakan kegiatan latihan bela diri secara rutin.
Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Upacara Markas Komando (Mako) Polairud Polda Sulut yang beralamat di Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, pada hari Rabu, 22 April 2026.
Seluruh personel mengikuti kegiatan ini dengan semangat tinggi dan penuh kedisiplinan. Latihan bela diri yang dilaksanakan merupakan bagian dari program pembinaan fisik dan kemampuan teknis yang dirancang secara berkesinambungan, guna memastikan setiap anggota memiliki ketangguhan fisik serta keterampilan yang memadai dalam menghadapi berbagai situasi tugas di lapangan.
Dalam keterangannya, Dirpolairud Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H menegaskan bahwa latihan bela diri bukan sekadar kegiatan rutin pembinaan fisik, melainkan bagian penting dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang harus dimiliki oleh setiap anggota kepolisian, khususnya yang bertugas di wilayah perairan dan pesisir.
“Latihan bela diri yang kita laksanakan ini memiliki makna yang sangat mendasar. Bagi kami, kemampuan fisik dan keterampilan bertahan diri merupakan modal utama yang wajib dimiliki oleh setiap personel, mengingat tugas dan tanggung jawab kami yang berhadapan dengan berbagai situasi, kondisi lapangan yang beragam, serta risiko yang mungkin timbul kapan saja saat melaksanakan tugas pengamanan dan penegakan hukum,” Ucap Kombes Pol Bayuaji

Menurutnya, wilayah kerja Polairud yang mencakup lautan luas, garis pantai yang panjang, serta lokasi yang terkadang sulit dijangkau, menuntut setiap anggota memiliki ketangguhan, ketangkasan, dan daya tahan fisik yang prima. Selain itu, kemampuan bela diri juga diperlukan untuk melindungi diri, melindungi rekan kerja, serta melindungi masyarakat dalam situasi darurat maupun saat menghadapi pihak-pihak yang melanggar hukum.
“Kami tidak hanya melatih teknik-teknik bertahan dan menyerang saja, tetapi juga melatih ketenangan, ketegasan, serta pengambilan keputusan yang tepat dalam situasi yang menekan. Latihan ini juga berfungsi untuk membentuk karakter, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan yang tinggi antar sesama personel,” tambahnya.
KBP Bayuaji menyampaikan harapannya agar seluruh personel dapat mengikuti setiap rangkaian latihan dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan disiplin tinggi.
“Saya berharap seluruh anggota dapat menjadikan kegiatan ini sebagai kebutuhan dan kebiasaan, bukan sekadar kewajiban. Teruslah asah kemampuan dan tingkatkan keterampilan yang dimiliki, karena apa yang kita latih hari ini akan menjadi bekal berharga saat kita bertugas di lapangan nanti. Jadikan setiap gerakan latihan sebagai bentuk pengabdian kita kepada negara dan masyarakat,” harap Dirpolairud.
Lanjut Dia juga berpesan agar kemampuan yang didapatkan dari latihan ini dapat diterapkan dengan bijak, sesuai dengan peraturan dan kode etik kepolisian, serta senantiasa digunakan untuk tujuan kebaikan, penegakan hukum, dan perlindungan terhadap seluruh lapisan masyarakat.
“Semoga dengan kemampuan yang semakin baik ini, kita semua dapat melaksanakan tugas dengan lebih profesional, aman, dan memberikan rasa nyaman serta perlindungan yang maksimal bagi masyarakat di wilayah hukum Sulawesi Utara,” Kombes Pol. Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H.
Dengan terlaksananya kegiatan ini secara berkelanjutan dan jajaran Ditpolairud Polda Sulut senantiasa berada dalam kondisi siap siaga, mampu melaksanakan tugas dengan profesional, serta memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi masyarakat.






