Kota Bitung, SiberSulut :Menyemarakkan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dan mewujudkan semangat berbagi serta kepedulian sosial, jajaran Satuan Patroli (Satrol) Bitung Komando Daerah Maritim (Kodaeral) VIII menebar kebaikan di tengah masyarakat.
Dalam momen suci yang penuh berkah ini, satuan yang bertugas menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah perairan Sulawesi Utara tersebut menyerahkan bantuan berupa dua ekor sapi untuk dijadikan hewan kurban bagi jamaah masjid di wilayah Kota Bitung.
Penyerahan dilakukan usai pelaksanaan Sholat Idul Adha, sebagai wujud nyata kedekatan, persaudaraan, dan komitmen TNI Angkatan Laut untuk senantiasa hadir, menyatu, dan menjadi bagian dari masyarakat di mana pun bertugas. Kegiatan ini berlangsung khidmat, hangat, dan disambut sukacita oleh seluruh pengurus serta jamaah masjid setempat.
Dalam penyerahan Hewan kurban di kasih langsung oleh Dansatrol Bitung Kodaeral Vlll Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D, S.E., M.Tr.Hanla., CHRMP di dampingi Perwira Dan Personil Satrol Bitung Kodaeral Vlll serta di terima langsung oleh Jamaah Masjid.
Komandan Satuan Patroli (Dansatrol) Bitung Kodaeral VIII Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D, S.E., M.Tr.Hanla., CHRMP Mengatakan bahwa, “Pemberian dua ekor sapi ini adalah wujud rasa syukur kami kepada Allah SWT atas segala nikmat dan perlindungan yang senantiasa diberikan kepada keluarga besar Satrol Bitung dalam menjalankan tugas menjaga laut dan kedaulatan negara.

Ini juga bentuk kepedulian dan kebersamaan kami dengan masyarakat, khususnya jamaah masjid ini, dalam memaknai ibadah kurban yang mengajarkan ketaatan, pengorbanan, dan ketulusan berbagi,” ujar Dansatrol Bitung.
Ia melanjutkan harapannya, “ Semonga apa yang kami berikan ini dapat bermanfaat, diterima dengan baik, dan menjadi amal jariyah yang bernilai ibadah bagi kita semua. Semoga daging kurban ini nantinya dapat dinikmati dan dirasakan keberkahannya oleh banyak warga, terutama mereka yang membutuhkan, sehingga kebahagiaan Idul Adha terasa merata.
Kami berharap pula, kehadiran dan kepedulian sederhana ini semakin mempererat ikatan batin, persaudaraan, dan sinergitas yang sudah sangat baik terjalin antara Satrol Bitung, unsur Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat. Semoga semangat berkurban dan berbagi ini menjadi energi positif bagi seluruh personel kami untuk semakin profesional, semakin tangguh, dan semakin mencintai rakyat dalam setiap pengabdian.
Mari kita terus jaga kerukunan, kedamaian, dan persatuan di wilayah ini, demi terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan sejahtera. Semoga Allah SWT senantiasa melindungi langkah kita semua dan menerima segala amal ibadah kita,” Tutup Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D, S.E., M.Tr.Hanla., CHRMP

Sementara itu, mewakili seluruh jamaah, Imam Masjid menyampaikan rasa syukur yang mendalam, apresiasi tinggi, serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak Satrol Bitung Kodaeral VIII.
“Kami atas nama seluruh pengurus dan jamaah masjid mengucapkan terima kasih yang tak terhingga dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Dansatrol beserta seluruh keluarga besar Satrol Bitung Kodaeral VIII.
Perhatian, kepedulian, dan pemberian yang sangat berharga ini sungguh menjadi kebahagiaan dan berkah tersendiri bagi kami semua di momen Idul Adha ini.
Ini adalah bukti nyata kehadiran TNI yang tidak hanya menjaga keamanan negara, tetapi juga sangat peduli dan hadir dalam kehidupan beragama serta sosial kemasyarakatan. Langkah mulia ini sangat kami hargai dan akan selalu kami kenang,” ungkap Imam Masjid dengan penuh haru.

Menurutnya, “Semoga kedekatan, kebersamaan, dan kerja sama yang indah ini senantiasa terjaga, semakin erat, dan terus berlanjut di masa-masa mendatang. Kami berdoa semoga Bapak Dansatrol, seluruh prajurit, dan keluarga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, keselamatan, serta keberkahan dalam menjalankan tugas mulia menjaga laut dan negara tercinta.
Semoga apa yang telah diberikan dan dilakukan ini dicatat sebagai amal saleh yang berlipat ganda pahalanya. Kami berharap hubungan harmonis ini senantiasa menjadi kekuatan menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian di Kota Bitung tercinta,” tutupnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan saling bermaaf-maafan, mempertegas bahwa kebersamaan antara aparat dan masyarakat adalah kunci kedamaian negeri








