Kota Bitung, SiberSulut :Dermaga Pelindo Terminal Petikemas Bitung kembali menegaskan perannya sebagai titik strategis dan simpul vital bagi operasi maritim nasional.
Pada Rabu pagi pukul 07.00 WITA, Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Lada-521 ARMA III yang berada di bawah kendali operasi Komando Armada RI Kawasan Timur (Kolinlamil), melaksanakan proses merapat ke pelabuhan dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Trisula Jaya-26 tahun 2026.
Kedatangan kapal jenis pendarat tank ini disambut langsung oleh Kepala Dinas Pengamanan Satuan Komando Daerah Armada (Kodaeral) VIII Manado, Kolonel Laut (P) Wahyu Basuki Mulyo Wibowo, S.E.
Kehadiran satuan ini semakin memperkuat posisi Pelabuhan Bitung sebagai pusat logistik dan pendukung utama bagi satuan TNI Angkatan Laut yang bertugas mengamankan perairan Sulawesi Utara hingga wilayah perbatasan negara.
Dalam keterangannya, Kolonel Laut Wahyu Basuki menyatakan bahwa dukungan terhadap satuan yang bertugas di bawah kendali operasi menjadi prioritas utama Kodaeral VIII.
Ia memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh awak kapal yang telah menempuh perjalanan jauh demi kelancaran tugas negara.
“Kami menyiapkan seluruh fasilitas dan layanan secara maksimal di Dermaga Pelindo Bitung. Kapal dapat segera melakukan pengisian logistik, perawatan, serta istirahat bagi personel sebelum melanjutkan tugas operasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kerja sama yang erat antara Kodaeral VIII selaku komando wilayah dan Kolinlamil selaku komando armada menjadi kunci keberhasilan.
“Kesuksesan Operasi Trisula Jaya-26 adalah tanggung jawab bersama demi menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah timur,” tegasnya.
Sementara itu, Komandan KRI Teluk Lada-521, Letkol Laut (P) Henri Naibaho, SE., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas sambutan hangat dan fasilitasi yang diberikan.
Menurutnya, dukungan dari darat sangat berpengaruh besar terhadap kondisi kapal dan semangat prajurit.
“Fasilitas yang kami terima sangat membantu pemulihan kondisi kapal dan kekuatan personel. Berkat dukungan ini, kami siap melanjutkan patroli dan pengamanan wilayah dengan kondisi prima hingga tugas selesai,” ujarnya.
Operasi Trisula Jaya-26 sendiri merupakan operasi gabungan TNI AL yang bertujuan meningkatkan kehadiran negara di wilayah perbatasan, mengamankan jalur pelayaran strategis, serta mencegah berbagai aktivitas ilegal di laut.
Kedatangan KRI Teluk Lada-521 di Bitung menandai tahap penting dalam menjamin kelancaran rantai suplai dan keberlangsungan seluruh rangkaian operasi tersebut.
Hadir dalam penjemputan sebagai berikut:
Kolonel Laut (P) Wahyu Basuki Mulyo Wibowo, S.E. (Kadissyahal Kodaeral VIII).
Letkol Laut (S) Joko Maryono S.E (Pasminlog Satrol Kodaeral VIII).
Mayor Laut (P) Haruman Ari Alfaizal, S.S.T.Han., (Komandan KRI Kakap-811)
Para Dankal Satrol Kodaeral VIII
Para Perwira, Bintara, dan Tamtama Satrol Kodaeral VIII.






