Pemkot Bitung Hadirkan UMKM Di Suasana Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah

Kota Bitung, SiberSulut :Pemerintah Kota Bitung Melalui Perumda Pasar Kota Bitung kembali menghadirkan Ramadhan Fest 2026 sebagai agenda rutin tahunan dalam menyemarakkan Bulan Suci Ramadan.

 

Kegiatan ini tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan takjil, tetapi juga ruang silaturahmi dan penguatan ekonomi masyarakat di Kota Bitung

 

 

Memasuki hari pertama puasa, kawasan Ramadhan Fest langsung dipadati ribuan warga yang berburu menu berbuka.

 

Sejak sore hari, para pedagang sudah melayani pembeli yang antusias memilih beragam hidangan khas Ramadan seperti kolak, es buah, aneka gorengan, hingga kue-kue tradisional.

 

Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Vanny Kaunang, mengatakan pelaksanaan Ramadhan Fest tahun ini difokuskan pada pemberdayaan pelaku UMKM lokal agar mampu meningkatkan omzet selama Ramadan.

 

“Ramadhan Fest bukan sekadar tempat transaksi jual beli, tetapi juga wujud dukungan kami terhadap pedagang kecil agar lebih berkembang.

 

Harapannya, kegiatan ini memberi dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Selain bazar kuliner, panitia juga menggelar sejumlah kegiatan keagamaan seperti tausiyah, lomba religi anak, serta program berbagi untuk warga yang membutuhkan.

 

Rangkaian acara tersebut semakin menambah semarak suasana Ramadan di Kota Bitung.

 

Hikma, salah satu warga yang ditemui saat membeli kue untuk berbuka, mengaku terbantu dengan adanya Pasar Ramadan.

 

Menurutnya, keberadaan Ramadhan Fest memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai kebutuhan berbuka dalam satu lokasi.

 

“Sekarang tidak perlu bingung lagi mencari menu berbuka. Semua tersedia di sini,” katanya. Kamis, 19/2/2026.

 

Tingginya partisipasi masyarakat pada hari pertama menjadi sinyal kuat bahwa Ramadhan Fest telah menjadi agenda favorit warga setiap tahun.

 

Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan terus menjadi ikon Ramadan yang membawa berkah serta memperkuat perekonomian masyarakat Kota Bitung.

 

 

Kemudian Salah Satu Pengunjung Isti mengaku selalu meluangkan waktu untuk berburu takjil setiap bulan puasa tiba. Menurutnya, tradisi tersebut sudah ia lakukan sejak lama bersama keluarga.

 

“Setiap Ramadhan saya pasti menyempatkan diri belanja kue takjil. Walaupun ramai dan harus berdesak-desakan, rasanya ada kepuasan tersendiri saat bisa membawa pulang takjil untuk buka puasa,” Ungkapnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa suasana ramai justru membuat dirinya semakin merasakan semangat Ramadhan.

 

“Keramaian seperti ini hanya ada saat bulan puasa. Ini yang bikin Ramadhan terasa lebih hidup,” Ujar isti

 

Sementara itu, salah satu pedagang takjil mengaku bersyukur dengan meningkatnya jumlah pembeli pada hari pertama puasa.

 

“Alhamdulillah, sejak sore pembeli sudah ramai. Semoga Ramadhan tahun ini membawa berkah dan dagangan kami laris,” Ucapnya.