Kota Bitung, SiberSulut :Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional, Satuan Teritorial (Satrol) Bitung Kodaeral VIII menggelar Pawai Parade Nusantara yang berlangsung sangat meriah di Kota Bitung, Rabu (20/5/2026).
Pawai yang mengusung tema keberagaman budaya Indonesia ini mengambil start di Lapangan Satrol Kodaeral VIII dan finis di Lapangan Kantor Wali Kota Bitung. Ribuan masyarakat memadati sepanjang rute pawai untuk menyaksikan langsung atraksi budaya yang sarat nilai persatuan ini.
Parade budaya tampil semarak dengan ratusan peserta yang mengenakan berbagai pakaian adat Nusantara. Dari Sabang sampai Merauke, warna-warni budaya Indonesia hadir dalam satu barisan, menampilkan keindahan songket, ulos, tenun ikat, baju bodo, hingga berbagai aksesori adat yang khas.Keberagaman itu tidak hanya memukau, tetapi juga memperkuat semangat persatuan di tengah keberagaman.
Salah satu yang menarik perhatian adalah keikutsertaan perwakilan Dansecata Rindam XIII/Merdeka. Mewakili kesatuan tersebut, ( Dankisis )Komandan Kompi siswa Secata Rindam Xlll/Merdeka Kapten Inf Hartono tampil gagah mengenakan pakaian adat Bugis-Makassar lengkap.
Songko Guru (kopiah khas Bugis-Makassar) dipadukan dengan sarung sutra bermotif elegan.

Dalam kesempatan tersebut, Dansecata Rindam Xlll/Merdeka Letkol inf Ade Rohmat Wahyudi menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Satrol Bitung Kodaeral VIII yang telah menyelenggarakan Pawai Parade Nusantara ini. Kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar pawai, melainkan wujud nyata dari semangat kebangkitan nasional yang terus kita jaga. Melalui keberagaman budaya, kita semakin kuat dan semakin solid sebagai bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. “Kami berharap momentum Hari Kebangkitan Nasional ini dapat menjadi pengingat bagi seluruh generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya Nusantara. Persatuan dalam keberagaman adalah kekuatan kita menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Letkol inf Ade
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Bitung dan elemen masyarakat. Suasana penuh semangat nasionalisme dan kebersamaan terasa kental sepanjang jalannya pawai, menjadikan peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini semakin bermakna di Bumi Nyiur Melambai.








