28 Agustus 2026
Screenshot_2026-08-27-16-15-38-90_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Kota Bitung, SiberSulut |Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Polresta (Polres) Bitung menggelar kegiatan keagamaan yang khidmat dan penuh makna di Aula Bhayangkari Polres Bitung, Kelurahan Ranowulu, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung. Kegiatan ini mengusung tema “Teladani Akhlak Rasulullah SAW, Polres Bitung Perkuat Semangat Polri Presisi untuk Negeri”.

 

Acara yang dihadiri oleh Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.H., S.IK., M.H., beserta Ketua Bhayangkari Cabang Polres Bitung Ny. Hikmah Arie Sulistyo serta seluruh personil dan pengurus Bhayangkari, menjadi momentum strategis untuk merefleksikan nilai-nilai luhur Islam dalam tugas kepolisian modern.

 

Dalam sambutannya, Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho menekankan bahwa peringatan Maulid bukan sekadar ritual seremonial, melainkan sarana untuk memperkuat karakter personel dan mengajak seluruh jajaran Polres Bitung dan Bhayangkari untuk meneladani sifat Siddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran), dan Fathonah (cerdas) sebagai fondasi utama dalam mewujudkan Polri yang Presisi.

 

“Akhlak mulia Rasulullah SAW adalah standar tertinggi bagi kita sebagai abdi masyarakat. Dengan meneladani beliau, kita tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga memberikan pelayanan yang humanis, adil, dan bermartabat kepada masyarakat Bitung,” ujar AKBP Arie.

Ia menambahkan, semangat Polri Presisi—yang mengedepankan Prediktivitas, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan—harus dimulai dari integritas internal. Keteladanan pemimpin dan kebersamaan antara personel serta Bhayangkari menjadi kunci sukses dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang dirasakan langsung oleh warga.

 

 

 

AKBP Arie Sulistyo Nugroho berharap, melalui peringatan Maulid Nabi 1448 H ini, seluruh personel Polresta Bitung dapat semakin meningkatkan dedikasi dan loyalitasnya.

“Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan hidayah kepada kita semua. Mari kita jadikan momen ini sebagai titik tolak untuk melayani masyarakat Bitung dengan hati yang tulus, sehingga terwujud kota yang aman, damai, dan sejahtera sesuai cita-cita Indonesia Emas,” pungkasnya.

 

 

Suasana acara terasa begitu hangat dan familier. Terlihat Kapolres dan Ketua Bhayangkari berdiri bersanding dengan para ibu-ibu Bhayangkari yang mengenakan busana muslim putih, melambangkan kesucian hati dan kekompakan korps. Sementara di sesi lain, personil pria tampak khusyuk mengikuti tausiyah dan berdoa bersama, menunjukkan sisi religius yang kuat dari aparat penegak hukum.

 

Kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah agama yang mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk. Para peserta diajak untuk menjadikan masjid dan mushola sebagai pusat pembinaan mental, sehingga setiap langkah dalam bertugas selalu dilandasi oleh nilai-nilai ilahi.