Kota Bitung, SiberSulut :Markas Kepolisian Resor (Polres) Bitung menggelar upacara Pisah Sambut yang khidmat pada Kamis (09/07/2026), menandai pergantian estafet kepemimpinan di tingkat Polres setempat. AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., secara resmi menyerahkan tanggung jawab kepada penggantinya, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H.
Momen ini bukan sekadar rotasi birokratis, melainkan refleksi atas pengabdian pimpinan lama dan penyambutan penuh harap bagi pejabat baru untuk membawa perspektif segar dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah Kota Bitung.
Upacara berlangsung meriah namun tetap sarat makna protokoler. AKBP Arie Sulistyo Nugroho, didampingi istrinya Ny. Hikma Arie Sulistyo, disambut dengan hangat melalui tarian adat dan pengalungan bunga oleh Pasukan Khusus (Pocil) Polres Bitung.
Setelah menerima laporan kesatuan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Bitung, pasangan Kapolres baru tersebut memasuki area upacara melalui tradisi Pedang Pora, simbol penghormatan tertinggi militer-polisi, sebelum dilanjutkan dengan perkenalan para Pejabat Utama (PJU) Polres Bitung.
Nuansa profesionalisme dan transparansi terlihat jelas dari dekorasi acara. Spanduk utama menampilkan foto resmi kedua pasangan Kapolres beserta gelar akademik lengkap, menegaskan komitmen institusi terhadap keterbukaan informasi.
Dua pesan utama terpampang jelas: “Selamat Datang Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho” dan “Selamat Bertugas di Tempat yang Baru AKBP Albert Zai”.
Di bagian bawah spanduk, tercantum slogan “POLRI UNTUK MASYARAKAT”, yang merupakan tema besar peringatan HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Hal ini mengirimkan sinyal kuat bahwa meski terjadi pergantian personel, misi inti kepolisian untuk melayani publik tetap menjadi prioritas absolut tanpa kompromi.
Kehadiran Ny. Detta Albert Zai (Ketua Bhayangkari Cabang Bitung periode sebelumnya) dan Ny. Hikma Arie Sulistyo (Calon Ketua Bhayangkari periode mendatang) dalam spanduk juga melambangkan sinergi vital antara tugas operasional kepolisian dan peran pendukung keluarga polisi dalam kesejahteraan anggota.
Dalam sambutannya, AKBP Arie Sulistyo Nugroho menekankan tiga pilar utama yang akan menjadi fokus kepemimpinannya:
Kepatuhan Terhadap SOP: Menegakkan disiplin prosedur untuk meminimalisir kesalahan human error dalam pelayanan dan penegakan hukum.
Penguasaan KUHP Baru: Mengingat berlakunya UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, seluruh personel wajib menguasai regulasi terbaru untuk memastikan penegakan hukum yang akurat dan adil.
Ketahanan Pangan: Mendukung program nasional dengan mengoptimalkan lahan tidur di lingkungan Polri untuk ketahanan pangan internal maupun bantuan sosial.
“Saya meminta seluruh personel untuk terus belajar, beradaptasi, dan bekerja sama. Wilayah Bitung dinamis, tantangan keamanan berkembang, maka kita harus lebih sigap dan cerdas dalam merespons,” ujar AKBP Arie.
AKBP Albert Zai meninggalkan warisan berharga berupa stabilitas keamanan yang terjaga dan hubungan harmonis dengan masyarakat multikultural Bitung. Transisi yang berjalan tertib dan khidmat ini diharapkan menjadi fondasi bagi AKBP Arie Sulistyo Nugroho untuk melanjutkan capaian tersebut, sambil membawa inovasi baru sesuai dengan dinamika zaman.
Acara dihadiri oleh seluruh PJU Polres Bitung, Kapolsek jajaran, perwakilan Forkopimda Kota Bitung, serta tokoh masyarakat.
Momen ini menjadi titik tolak bagi Polres Bitung untuk terus meningkatkan profesionalisme, adaptasi teknologi, dan kedekatan emosional dengan warga, demi terwujudnya rasa aman, nyaman, dan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Bitung.






