Apresiasi Tinggi Warga, Kinerja Polres Bitung Dapat Pujian Di Pertandingan Sepak Bola
Kota Bitung, SiberSulut :Kepolisian Resor Kota Bitung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di berbagai kegiatan. Kali ini, personel gabungan melaksanakan pengamanan ketat pada pelaksanaan Open Turnamen Sepak Bola Youth Kampis Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Dua Saudara, Kelurahan Manembo-nembo, Kecamatan Matuari, Kota Bitung.
Pengamanan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Kapolres Bitung Nomor: Sprin/278/PAM 3.3/2026 tanggal 16 April 2026.
Kegiatan yang mempertemukan dua tim tangguh ini berlangsung pada Kamis, 30 April 2026, mulai pukul 15.30 WITA hingga berakhir pukul 17.40 WITA.
Hadir langsung memimpin dan mengawal jalannya kegiatan tersebut, Kabag Ops Polres Bitung AKP Novrianto Sadia, S.H., didampingi oleh Kanit Samapta AKP A Cry Paath, serta sejumlah pimpinan dan personel lainnya. Turut serta dalam pengamanan juga jajaran Polsek Matuari yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPDA P. Palendeng, Ps. Kanit Provos AIPTU Albert Lapoliwa, Kbo Samapta IPDA Waris, beserta anggota lainnya.
Dalam pelaksanaannya, personel diturunkan secara maksimal untuk mengamankan titik-titik strategis, mulai dari pintu masuk, area tribun penonton, hingga di sekeliling lapangan hijau.
Kehadiran aparat kepolisian memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh elemen yang hadir, mulai dari panitia, official, wasit, hingga ribuan penonton yang memadati stadion.
Diketahui, jumlah penonton yang hadir menyaksikan pertandingan ini mencapai kurang lebih 3.500 orang. Meskipun dihadiri oleh massa yang cukup besar, situasi terlihat tertib, lancar, dan penuh kegembiraan tanpa adanya gangguan keamanan yang berarti.
Pertandingan yang berlangsung sengit tersebut mempertemukan tim Putra Pelita Lembe melawan Bhayangkara Kawanua.
Dengan permainan yang menarik dan penuh sportivitas, laga tersebut berakhir dengan skor kemenangan telak untuk tim Bhayangkara Kawanua dengan hasil akhir Putra Pelita Lembe (1) – Bhayangkara Kawanua (6).
Dalam keterangan, Kapolres Bitung Melalui Kabag OPS Polres Bitung AKP Novrianto Sadia menjelaskan bahwa pengamanan ini dilaksanakan secara terstruktur dan menyeluruh sesuai dengan Surat Perintah Kapolres.
“Kami telah menurunkan personel gabungan dari Polres Bitung dan Polsek Matuari untuk mengamankan setiap titik vital di area stadion. Pengamanan kami fokus pada pengaturan lalu lintas, pengaturan massa di tribun, hingga pengawalan jalannya pertandingan agar berjalan sportif dan tertib. Kami pastikan tidak ada celah yang bisa memicu keributan atau gangguan kamtibmas,” jelas AKP Novrianto.
Ia menambahkan, personel diturunkan dengan pembagian tugas yang jelas agar pengawasan maksimal, sehingga penonton bisa menikmati pertandingan dengan rasa aman dan nyaman.
Lebih lanjut, kepada seluruh masyarakat dan suporter dan melalui kegiatan olahraga seperti ini, masyarakat semakin kompak dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Mari kita jadikan sepak bola sebagai sarana hiburan dan persaudaraan, bukan sebagai ajang untuk memicu perpecahan atau anarki.
kedisiplinan dan ketertiban yang tercipta hari ini dapat terus terjaga di setiap pertandingan selanjutnya. Polres Bitung akan selalu hadir memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik demi kenyamanan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Salah Satu Penonton Riski mengatakan bahwa, apresiasi yang setinggi-tingginya adanya kehadiran personel kepolisian yang sigap dan profesional.
“Alhamdulillah, pertandingan hari ini sangat seru dan yang paling penting aman sekali. Terima kasih banyak kepada Bapak Kabag Ops dan seluruh anggota Polres Bitung yang sudah bekerja keras menjaga keamanan kami.
Kehadiran polisi membuat kami merasa tenang dan tidak takut ada keributan. Semoga ke depannya turnamen-turnamen besar di Bitung selalu diamankan dengan baik seperti ini,” ujar salah satu penonton dengan antusias.
Penonton lainnya juga menambahkan bahwa pengaturan yang dilakukan aparat sangat rapi, sehingga arus masuk dan keluar penonton berjalan lancar tanpa adanya desak-desakan yang membahayakan.
Hingga pertandingan berakhir dan seluruh penonton mulai meninggalkan lokasi secara tertib, situasi di sekitar stadion tetap terjaga aman dan kondusif. Keberhasilan pengamanan ini merupakan hasil dari koordinasi yang baik antara pihak kepolisian dengan panitia penyelenggara serta dukungan kedisiplinan dari masyarakat penonton






