Lebih Dari Sekadar Penjaga Keamanan, Dirpolairud Polda Sulut Turunkan Personil Berbagi Darah Untuk Sesama

Manado, SiberSulut : Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan yang tinggi, Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara menurunkan tiga orang personil anggotanya untuk melakukan aksi donor darah. Langkah ini diambil guna memenuhi kebutuhan darah yang mendesak dibutuhkan oleh salah satu warga yang sedang menjalani perawatan medis.

 

Aksi mulia tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 27 April 2026, di mana ketiga personil yang ditugaskan secara langsung mendatangi Rumah Sakit Kandouw Manado. Mereka bersedia mendonorkan darahnya untuk membantu Bapak Eky Bakari yang membutuhkan pasokan darah golongan O+ sebanyak tiga kantung guna mendukung proses pengobatan dan pemulihan kesehatannya.

 

Kesigapan Ditpolairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H merespons kebutuhan ini membuktikan bahwa aparat kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum, tetapi juga senantiasa hadir dan berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

 

Tugas pengabdian yang diemban dijalankan secara menyeluruh, baik dalam menjaga kedaulatan maupun dalam meringankan beban warga yang sedang mengalami kesulitan.

 

Direktur Polisi Air dan Udara Polda Sulawesi Utara Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H dalam keterangannya menyampaikan bahwa aksi yang dilakukan oleh ketiga anggotanya merupakan cerminan dari nilai-nilai dasar yang senantiasa ditanamkan kepada seluruh jajaran, yaitu bahwa polisi adalah sahabat dan pelindung masyarakat.

 

Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, baik yang berkaitan dengan keamanan maupun urusan kemanusiaan, pihaknya akan selalu berusaha hadir dan memberikan bantuan sesuai kemampuan yang dimiliki.

 

“Kami sangat mengapresiasi dan bangga dengan keikhlasan hati serta kesediaan yang ditunjukkan oleh ketiga personil kami ini. Aksi donor darah yang mereka lakukan adalah bukti nyata bahwa pengabdian kami tidak hanya berhenti pada tugas utama, tetapi juga meluas dalam bentuk perhatian dan bantuan kepada sesama manusia yang sedang membutuhkan.

 

Setetes darah yang mereka sumbangkan memiliki makna yang sangat berharga, karena dapat menjadi penolong nyawa dan harapan baru bagi orang lain,” ujarnya.

 

Lanjut Dirpolairud menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus digalakkan dan dijadikan bagian dari program kerja rutin, guna mempererat hubungan yang harmonis antara aparat kepolisian dengan masyarakat, serta menumbuhkan budaya saling berbagi dan tolong-menolong di tengah kehidupan bermasyarakat.

 

“Kami berharap langkah yang kami lakukan ini dapat menjadi contoh dan menginspirasi berbagai elemen masyarakat lainnya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial yang bermanfaat. Berbuat baik dan membantu sesama tidak harus menunggu memiliki banyak harta, namun dapat dimulai dari hal-hal sederhana namun bernilai tinggi seperti berbagi darah ini,” tambahnya.

 

Sementara itu, keluarga Bapak Eky Bakari menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Keluarga menyebutkan bahwa bantuan tersebut datang tepat di saat kondisi yang sulit, sehingga sangat membantu proses penanganan kesehatan yang sedang dijalani.

 

“Kami merasa sangat terbantu dan bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Bapak-Bapak dari Ditpolairud Polda Sulut ini. Saat kebutuhan darah kami mendesak, kebaikan hati mereka menjadi pertolongan yang sangat berarti.

 

Kami hanya dapat mendoakan semoga segala kebaikan ini dibalas dengan berkat dan kesehatan yang senantiasa menyertai mereka serta keluarga, serta semoga tugas dan pengabdian yang dijalankan senantiasa diberi kemudahan,” ungkap perwakilan keluarga dengan perasaan haru.

 

Dengan terlaksananya kegiatan ini, kebutuhan darah yang dibutuhkan telah terpenuhi sepenuhnya, sehingga proses pengobatan dan perawatan bagi pasien dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana penanganan medis yang telah ditetapkan.