Sibersulut.com Minsel- Tondey: Pengecoran jalan desa secara swadaya oleh ratusan warga merupakan wujud nyata gotong royong untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak atau belum tersentuh pembangunan pemerintah. Aksi ini seringkali dipicu oleh kebutuhan mendesak akan akses jalan yang layak, terutama untuk mobilitas hasil bumi dan perekonomian desa.
Masyarakat di Desa Tondey Raya, Kecamatan Motoling Barat, Minsel, terpaksa melakukan perbaikan jalan secara swadaya. Perbaikan dilakukan di ruas Jalan penghubung Desa Raanan Baru dan Tondey raya.
Ruas jalan yang jadi kewenangan kabupaten itu, sudah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan. Padahal ruas jalan tersebut menghubungkan berbagai desa.
Dalam perbaikan secara swadaya,
Menurut warga, aksi ini dilakukan karena kekecewaan dengan janji-janji pemerintah yang tak kunjung ditepati.
Warga pun mempertanyakan mengapa pemerintah daerah maupun instansi terkait terkesan lalai dan tidak peduli terhadap kondisi infrastruktur di wilayah mereka.
Pada Sabtu (9/5/2026) terpantau media ini, warga desa(Tondei,Tondei satu dan Tondei Dua) kompak turun tangan mengecor memperbaiki sendiri di Beberapa titik ruas jalan yang sudah lama rusak parah.
Aksi gotong royong ini menjadi bukti nyata semangat warga untuk tidak menyerah, sekaligus tamparan keras bagi pemerintah daerah yang dinilai gagal memenuhi tanggung jawabnya terhadap Kebutuhan masyarakat khususnya pembangunan infrastruktur jalan pelayanan dasar publik.*








