SULUT – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Utara dan Gorontalo (Bank SulutGo/BSG) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Tahun 2026, Selasa (10/2/2026).
RUPS tersebut juga menghasikan susunan jajaran pengurus perseroan. Dewan Komisaris BSG terdiri dari Komisaris Utama Vicky Lumentut, serta Komisaris Djafar Alkatiri, Jaclyn Koloay, Max Kembuan, Rania Riris Ismail, dan Diane.
Adapun jajaran Direksi BSG Direktur Utama masih dipercayakan kepada Revino Pepah selanjutnya Direktur Operasional Louisa Parengkuan, Direktur Umum Joubert Dondokambey, Direktur Kredit Tetty Rampengan, Direktur Dana Rudiyanto Katili, serta Direktur Kepatuhan Mutesa Holdin
Direktur Utama Bank SulutGo, Revino Pepah, memaparkan capaian kinerja tahun 2024 dan strategi bisnis 2025, termasuk penguatan layanan digital dan ekspansi pembiayaan UMKM.
“Integrasi dengan KUB Bank Mega membuka akses pendanaan yang lebih kuat, namun kami tetap berkomitmen pada kemandirian setelah modal Rp3 triliun terpenuhi.”Ungkap Pepah
Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, selaku PSP menyatakan komitmennya sebagai “marketing” Bank SulutGo dan mendorong seluruh rekanan Pemda untuk menggunakan layanan bank ini, sesuai regulasi Menteri Keuangan tentang pengelolaan keuangan daerah.
Ditambahkan Gubernur Sulut: Yulius Selvanus mengatakan Kami akan memastikan seluruh RKUD (Rekening Kas Umum Daerah) disimpan di Bank SulutGo, sesuai amanat Permenkeu. Ini adalah langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.”
Manajemen BSG melaporkan, kinerja keuangan sepanjang tahun 2025 menunjukkan pertumbuhan positif. Total aset Bank SulutGo tercatat sebesar 23 koma 6 triliun rupiah atau tumbuh 12 koma 13 persen secara tahunan. Sementara laba bersih mencapai 281 miliar rupiah,
Meningkat 26 koma 6 persen, dan menjadi capaian laba tertinggi dalam enam tahun terakhir. Sejumlah kepala daerah yang hadir turut memberikan masukan strategis, khususnya terkait penguatan layanan digital, tata kelola, dan ekspansi bisnis.
Rapat dihadiri Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI Purnawirawan Yulius Selvanus selaku Pemegang Saham Pengendali, bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, perwakilan PT Mega Corpora, serta jajaran pemegang saham, Komisaris, dan Direksi BSG
Walikota,Bitung Hengky Honandar, Bupati Bolmong Yusra Alhabsyl Boltim Oscar Manopo dan beberapa Bupati Walikota Gorontalo selaku Pemegang saham






