Kota Bitung, SiberSulut |Mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau panjang, Pemerintah Kota Bitung bersama TNI, Polri, dan instansi terkait menggelar apel gabungan kesiapsiagaan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di Lapangan Sari Cakalang, Kelurahan Madidir Weru, Kecamatan Madidir, Kamis (3/9/2026) pukul 08.00 WITA ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh elemen dalam menjaga keselamatan warga dan lingkungan.
Apel dipimpin langsung oleh Walikota Bitung Hengky Honandar, SE, dan dihadiri Forkopimda Kota Bitung, perwakilan Pemprov Sulawesi Utara, Basarnas, Kodim 1310/Bitung, serta Yonif 916.
Di tengah teriknya matahari pagi, 28 personel Ditpolairud Polda Sulut tampil prima mengenakan PDL warna biru laut, berbaur harmonis dengan personel TNI dan pemadam kebakaran dari Pemkot maupun Pemprov. Kehadiran mereka menegaskan bahwa kepolisian perairan tidak hanya bertugas di atas air, tetapi juga siap bersinergi di darat untuk kepentingan masyarakat.
Usai memimpin apel, Walikota Hengky Honandar bersama jajaran Forkopimda melakukan inspeksi kesiapan pasukan dan peralatan pemadam kebakaran.
Pemeriksaan terhadap armada damkar milik Pemkot Bitung, Pemprov Sulut, Kodim 1310/Bitung, dan Yonif 916 dilakukan secara detail untuk memastikan seluruh alat berfungsi optimal saat dibutuhkan.
Dalam amanatnya, Walikota menekankan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan deklarasi sinergi terpadu menghadapi ancaman Karhutla.
“Asap akibat kebakaran dapat mengganggu kesehatan, menghambat aktivitas sosial-ekonomi, serta mengacaukan transportasi. Jangan tunggu api membesar baru dipadamkan. Penanganan harus serius, cepat, terpadu, dan berkelanjutan,” tegas Honandar.
Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Bitung menjadi garda terdepan pencegahan dengan tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, dan segera melaporkan titik asap atau api kepada aparat terdekat. “Partisipasi masyarakat sangat menentukan keberhasilan kita. Mari bersama-sama menjaga lingkungan demi Bitung yang aman dan sehat,” pungkasnya.

Terpisah, Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk berkolaborasi menghadapi musim kemarau. Ia mengapresiasi inisiatif Pemkot Bitung yang telah memfasilitasi apel gabungan sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan publik.
“Kami dari Ditpolairud Polda Sulut siap bersinergi dengan Pemkot dan Pemprov. Personel kami selalu sigap, cepat, dan hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Terima kasih kepada seluruh personil yang telah berpartisipasi dan kepada Pemkot Bitung atas kolaborasi luar biasa ini,” ujar Kombes Pol Bayuaji.
Ia menambahkan bahwa kehadiran Polri di lapangan adalah bentuk pengabdian tulus. “Kami akan terus berkolaborasi dengan TNI dan pemerintah untuk memajukan Kota Bitung menuju harmonisasi dan kemajuan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kepada seluruh masyarakat, Kombes Pol Bayuaji mengingatkan agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di area perbatasan hutan dan permukiman. “Laporkan segera jika melihat indikasi kebakaran. Kecepatan pelaporan adalah kunci penyelamatan,” himbaunya.






