Kota Bitung, SiberSulut :Membangun budaya- budaya bersih, budaya peduli akan sampah dalam upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan Pemerintah kota bitung Melalui
Sekretariat dari 12 bagian Pemerintah kota bitung melakukan kerja bakti untuk Indonesia asri.
Kegiatan kerja bakti tersebut di seputaran jalan Samratulangi tepatnya di depan SMK Negeri 1 Bitung, SMK Negeri 2 Bitung sampai di Perempatan klenteng, Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Jumat 27/02/2026.
kerja bakti tersebut ,dalam rangka Untuk Indonesia Asri mendukung program -program dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk Indonesia bersih dan Aman.
Indonesia asri merupakan Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026 yang mengusung tema ” Aman,Sehat,Resik, Dan Indah.”
Pembersih kerja bakti di ikuti langsung oleh Walikota Bitung di wakili Asisten 1 Pemerintah Kota Bitung Forsman Dandel, S.Sos dan ikuti Sekretariat 12 bagian Pemerintah kota bitung.
WaliKota Bitung Hengki Honandar, SE di Wakili Asisten 1 Pemerintah Kota Bitung Forsman Dandel, S.Sos mengajak seluruh jajaran instansi pemerintah, swasta, pelajar, komunitas, serta masyarakat luas untuk berpartisipasi aktif dalam Gerakan Indonesia Asri melalui kegiatan rutin Selasa dan Jumat Bersih.
“Gerakan ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam membangun budaya gotong royong. Terlebih, meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kota Bitung,” imbau Forsman.
Dalam hal ini, seluruh elemen diimbau untuk berpartisipasi dan mensukseskan Gerakan Indonesia Asri ini. Kota Bitung bergerak bersama untuk Indonesia,” serunya.
Ia menjelaskan, kegiatan dilaksanakan secara rutin, Selasa pukul 07.30 wita, selama 30 menit sebelum aktivitas kerja atau sekolah di lokasi masing-masing.
”Jumat pukul 07.00 wita, diawali olahraga bersama dan dilanjutkan kerja bakti di lokasi yang telah ditentukan. Waktu pelaksanaan dapat disesuaikan dengan jam masuk kerja, usaha, maupun sekolah masing-masing,” jelas Forsman
Lanjut Forsman Menegaskan bahwa Kegiatan pembersihan meliputi, kebersihan lingkungan kantor, sekolah, kampus, rumah ibadah, dan fasilitas umum. Pembersihan drainase, jalan dan pedestrian. Penataan pekarangan rumah, kantor layanan publik, area bisnis, dan ruang publik lainnya.
Selain itu, seluruh masyarakat kota bitung diimbau taat dalam membuang sampah pada tempatnya, karena kebersihan tersebut merupakan salah satu iman dari kita semuanya.
Semangat gotong royong menjadi kunci utama keberhasilan gerakan ini. Dengan langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama, perubahan besar menuju kota yang asri dan berdaya saing dapat terwujud,” Pungkasnya.






