Gelontorkan Dana Triliunan, Club Med Resmi Pilih Minut sebagai Lokasi Investasi Baru di Asia Tenggara
MINUT SIBERSULUT – Resort internasional Club Med secara resmi menetapkan Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sulawesi Utara, sebagai lokasi investasi barunya di kawasan Asia Tenggara.
Perusahaan ini siap menggelontorkan dana triliunan rupiah untuk mewujudkan kawasan resort pariwisata berskala global di wilayah tersebut.
Kepastian investasi ini ditegakkan melalui pertemuan antara Bupati Minut, Joune Ganda, dengan jajaran manajemen PT Cakra Guna Darma Eka dan PT Cakra Kema Development, yang bertindak sebagai pengembang proyek Club Med di Minut.
Dalam audiensi tersebut, pihak pengembang memaparkan progres rencana investasi sektor pariwisata dan properti yang akan dibangun di Kecamatan Kema, khususnya di Desa Waleo dan Desa Makalisung.
Rencananya, pembangunan tahap pertama Club Med akan dimulai pada tahun 2026 dengan luasan lahan mencapai sekitar 50 hektar.
Proyek mega ini merupakan hasil dari serangkaian negosiasi yang telah berjalan sejak dua tahun lalu. Pada 24 Agustus 2023, Chairman/CEO Club Med, Henri Giscard D’ Estaing, bertemu dengan Bupati Joune Ganda di ruang VVIP Bandara Sam Ratulangi.
Pertemuan strategis ini kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan Nota Kesepahaman di Jakarta sehari kemudian, yakni pada 25 Agustus 2023.
Penandatanganan dilakukan oleh Presiden Direktur Paradise Indonesia, Anthony Susilo Prabowo, dan CEO East, South Asia, and Pacific (ESAP) Markets of Club Med, Rachael Harding.
Joune Ganda menyatakan bahwa antusiasme tim Club Med untuk berinvestasi di Minut sangat tinggi, yang tercermin dari komitmen penanaman modal dalam jumlah besar.
Menurutnya, selain potensi sumber daya alam yang memadai, kemudahan, kecepatan, dan profesionalisme sistem perizinan di daerah menjadi faktor penarik utama bagi investor.
“Jika tidak ada aral melintang, tahun ini sudah akan ada proses pembangunan Club Med di Minut,” ujar Joune Ganda, yang juga menjabat sebagai Sekjen Apkasi.
Ia menegaskan kesiapan pemerintah daerah memberikan pelayanan administrasi prima, menjamin keamanan, serta memastikan kelancaran seluruh tahapan pembangunan.
Bupati juga memastikan bahwa investasi triliunan rupiah ini akan memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi daerah dan masyarakat sekitar lokasi proyek.
Lokasi di Desa Waleo dan Desa Makalisung pun telah sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) sebagai kawasan pariwisata.
Dalam pertemuan tersebut turut dihadiri perwakilan manajemen dan pengembang Club Med di Sulawesi Utara, serta Kepala Dinas PUPR Minut, Alfons Tintingon, beserta stafnya. (**/IfuL)






