Manado, SiberSulut:Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan tema “Polri Untuk Masyarakat”, Polda Sulut menggelar upacara yang tidak hanya menampilkan kedisiplinan, tetapi juga estetika dan kesiapan operasional satuan kepolisian maritim modern.
Sorotan utama tertuju pada tiga pleton personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulut yang tampil memukau mengenakan PDL II Loreng Tactical Biru Air. Seragam ini bukan sekadar pakaian dinas, melainkan simbol identitas dan kebanggaan satuan yang siap melindungi wilayah perairan Nusantara dengan profesionalisme tinggi.
Suasana khidmat sekaligus penuh kebanggaan menyelimuti Lapangan Upacara Mapolda Sulawesi Utara, Jalan Bethesda No. 62, Kelurahan Ranotana, Kecamatan Sario, Kota Manado, pada Rabu pagi (01/07/2026).
Warna biru air yang khas mencerminkan adaptasi terhadap lingkungan maritim, sementara desain taktisnya menegaskan kesiapan tempur dan pelayanan di laut.
Rangkaian upacara semakin meriah dengan kehadiran atraksi Polisi Cilik dari Polres Minahasa Utara yang menggemaskan namun disiplin, kolone senapan Satuan Brimob Polda Sulut yang presisi, serta defile pasukan yang menutup acara dengan megah.
Kehadiran Polisi Cilik menjadi pengingat manis bahwa Polri juga berkomitmen membina generasi muda sejak dini, sementara kolone Brimob menunjukkan kekuatan elit yang siap menghadapi ancaman kompleks.
Dalam amanat Presiden RI Prabowo Subianto yang dibacakannya, Gubernur Sulawesi Utara, Yulius, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Korps Bhayangkara. Ia menekankan bahwa tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat” harus menjadi kompas bahwa seluruh pengabdian bermuara pada pelayanan terbaik bagi rakyat.
Gubernur juga menyinggung tantangan keamanan yang kian kompleks, menuntut Polri memperkuat profesionalisme, reformasi kelembagaan, dan kapasitas SDM. Namun,
ia menyebut momen HUT ke-80 ini datang dengan “kejutan manis”: pengesahan Undang-Undang Polri yang baru. Regulasi ini diharapkan memperkuat kinerja kepolisian hingga ke tingkat daerah.
“Selamat ulang tahun yang ke-80 untuk Polri. Polisi harus tetap menjadi milik rakyat, dari rakyat, dan untuk rakyat,” ujar Gubernur Yulius penuh semangat. Ia secara khusus memuji kinerja Polda Sulut: “Polda Sulut sangat hebat.
Saya pribadi sangat bangga dengan Pak Kapolda dan seluruh jajaran karena reaksinya yang sangat cepat, adaptif, namun tetap profesional.” Ia berharap performa ini terus dipertahankan dalam menyelesaikan persoalan hukum secara bijak, adil, dan transparan, seraya menyampaikan rasa bangganya atas sinergi Polri-TNI dalam menjaga keamanan negara.
Terpisah, Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Ditpolairud yang hadir dan mengikuti defile dengan penampilan PDL II Loreng Tactical Biru Air yang gagah dan tampan.
“Penampilan ini adalah cerminan dari kesiapan operasional dan kebanggaan kami sebagai satuan maritim. Saya bangga melihat personil saya tampil dengan penuh percaya diri dan profesionalisme.
Ini membuktikan bahwa Ditpolairud Polda Sulut tidak hanya siap mengamankan perairan, tetapi juga mampu menampilkan wajah Polri yang modern dan humanis,” ujarnya.
Kombes Pol Bayuaji menambahkan harapan agar momentum HUT Bhayangkara ke-80 ini menjadi pemicu untuk terus meningkatkan kapasitas dan integritas.
“Semoga,semangat yang ditunjukkan hari ini dapat terus terjaga dalam setiap tugas di lapangan. Lindungi perairan Nusantara dengan hati yang tulus, dan jadikan kepercayaan masyarakat sebagai motivasi terbesar kita,” pungkasnya.






