Kota Bitung, SiberSulut |Pemerintah Kota Bitung menggelar Upacara Renungan Suci menjelang puncak peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Di tengah dinginnya malam dan remang cahaya obor, satu regu personel Ditpolairud Polda Sulawesi Utara tampil tegap dan tangguh, mengenakan seragam PDL lengkap dengan baret biru khas kepolisian perairan, menjadi simbol kesetiaan abadi terhadap para pahlawan yang telah mengorbankan darah dan air mata untuk kemerdekaan negeri ini.
Kegiatan yang dipimpin oleh Inspektur Upacara Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf I Dewa Made Darmawan Juniarta, dan Komandan Upacara Lettu Inf Edison Kasenda ini bukan sekadar ritual formal. Ini adalah momen refleksi kolektif untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme yang mendalam. Personel Ditpolairud yang dipimpin langsung oleh Iptu Ferry Lasulika (PS. PaurSubbagminopsnal Bagbinopsnal Ditpolairud Polda Sulut) terlihat berbaur harmonis dengan barisan personel Kodim 1310/Bitung, Sathantai Bitung Kodaeral VIII, Polres Bitung, Satpol-PP, serta anak-anak Pramuka Kota Bitung.
Bertempat di taman Makam Pahlawan Jl. Sam Ratulangi No.23, Bitung Barat Satu, pada Sabtu dini hari (15/08/2026). Tepat pukul 23.30 WITA hingga 00.05 WITA
Kehadiran mereka di lapangan upacara menunjukkan bahwa TNI dan Polri adalah dua sayap yang sama-sama menjaga kedaulatan bangsa, baik di darat maupun di laut.
Dalam amanatnya, Dandim 1310/Bitung, Letkol Inf I Dewa Made Darmawan Juniarta, menekankan pentingnya mengenang sejarah perjuangan para pendahulu. “Renungan suci ini adalah pengingat bagi kita semua bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan keras para pahlawan.
Mari kita jaga api nasionalisme ini agar tidak pernah padam. Jadikan momentum ini sebagai bahan bakar untuk membangun daerah kita dengan integritas dan dedikasi tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa, Agar sinergi antara TNI, Polri, dan elemen masyarakat terus terjaga. “Semoga kebersamaan kita di taman makam pahlawan ini tercermin dalam kerja nyata sehari-hari. Kita bersatu untuk Bitung yang aman, damai, dan maju,” Pungkasnya.
Secara terpisah, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sulut, Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa “ Terima kasih banyak dan apresiasi kepada personel Ditpolairud Polda Sulut yang sudah menghadiri kegiatan ini. Kehadiran kalian mewakili satuan adalah bukti loyalitas dan rasa hormat kita terhadap sejarah bangsa,” ujar Kombes Pol Bayuaji.
Ia juga menyampaikan gratitude kepada Pemerintah Kota Bitung atas inklusivitasnya. “Terima kasih juga kepada Pemkot Bitung yang sudah mengundang satuan Ditpolairud Polda Sulut untuk hadir. Ini menunjukkan bahwa Pemkot Bitung memandang Polri sebagai mitra strategis dalam setiap agenda kebangsaan.”
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen jangka panjang Ditpolairud dalam mendukung visi pembangunan daerah. “Semoga adanya kegiatan seperti ini, kami Ditpolairud Polda Sulut akan selalu mendukung program pemerintah dan berkolaborasi bersama TNI-POLRI maupun OEMS (Organisasi Kemasyarakatan) serta masyarakat. Kami selalu hadir untuk Kota Bitung, mewujudkan Harmonisasi menuju Bitung Maju 2025-2030,” pungkas Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas
Partisipasi aktif Ditpolairud Polda Sulut dalam Renungan Suci mengirimkan pesan kuat bahwa aparat keamanan tidak hanya bertugas saat ada kerusuhan atau kejahatan, tetapi juga hadir dalam momen-momen spiritual kebangsaan.
Ketika seorang polisi perairan berdiri hening di samping prajurit TNI dan pemuda Pramuka di atas makam pahlawan, mereka sedang menyatukan hati dalam satu irama: cinta Indonesia.






