13 Oktober 2026
IMG-20260930-WA0017

 

SULUT –  Dugaan praktik pengumpulan dan penyaluran kembali Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar bersubsidi kembali menjadi sorotan. Kali ini, nama Ipang disebut-sebut sebagai salah satu pengumpul Solar yang diduga menjalankan aktivitas di sejumlah wilayah, mulai dari Minahasa, Tomohon, Bitung hingga Manado.

Informasi yang beredar di lapangan menyebutkan, Ipang diduga memiliki jaringan pengumpulan Solar bersubsidi di empat wilayah tersebut.

Solar yang diperoleh diduga tidak seluruhnya digunakan untuk kebutuhan sebagaimana peruntukan BBM bersubsidi, melainkan dikumpulkan dalam jumlah besar untuk kemudian dipasarkan kembali ke wilayah Gorontalo.

Yang menjadi pertanyaan serius adalah dugaan volume Solar yang dapat dikumpulkan. Berdasarkan informasi yang diterima, jumlahnya disebut mencapai kurang lebih 8 ton atau sekitar 8.000 liter per hari.

Jika informasi tersebut benar, aktivitas dengan volume sebesar itu tentu menimbulkan pertanyaan besar mengenai bagaimana Solar bersubsidi dapat dikumpulkan secara rutin dalam jumlah besar dan lolos dari pengawasan.

ADA APA DENGAN IPANG?
Publik juga mempertanyakan apakah pengawasan terhadap distribusi Solar bersubsidi di sejumlah SPBU telah berjalan sebagaimana mestinya.

Dugaan aktivitas lintas daerah dengan volume besar semestinya menjadi perhatian aparat penegak hukum dan instansi terkait.

Pertanyaan lain yang perlu dijawab adalah dari mana sumber Solar tersebut, SPBU mana saja yang diduga menjadi lokasi pengisian, kendaraan apa yang digunakan, serta bagaimana mekanisme pengangkutan Solar hingga diduga dibawa dan dijual kembali ke wilayah Gorontalo.

Namun demikian, seluruh informasi tersebut masih berupa dugaan dan perlu dibuktikan melalui pemeriksaan serta penyelidikan resmi.

Ipang juga perlu diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi atau bantahan atas tudingan tersebut.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum, Pertamina, serta instansi pengawas terkait tidak hanya melakukan pengawasan secara administratif, tetapi juga menelusuri dugaan distribusi Solar bersubsidi dalam jumlah besar apabila ditemukan bukti pendukung di lapangan.

(HERMAN)