MINUT — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kembali membuat gebrakan. Melalui aplikasi super-app “Digikab Powered by Balé”, seluruh layanan publik kini bisa diakses masyarakat hanya lewat satu aplikasi di genggaman tangan.

Inovasi ini diresmikan lewat rapat koordinasi Kick-Off kerja sama strategis Pemkab Minut bersama Bank BTN, Financial Wealth Indonesia, dan Bayarind.
Berbeda dari sistem digitalisasi sebelumnya yang berjalan sendiri-sendiri, Digikab mengintegrasikan semua layanan dalam satu ekosistem.
Lewat Digikab, masyarakat bisa:
1. Lapor & Darurat
Menyampaikan pengaduan secara real-time dan mengakses layanan kedaruratan.
2. UMKM Go Digital
Memasarkan produk UMKM dan hasil pertanian desa melalui fitur marketplace.
3. Bayar Pajak Online
Melakukan transaksi yang langsung terhubung ke sistem pencatatan pajak daerah dan PAD.
Inti dari Digikab adalah transparansi dan efisiensi. Masyarakat dilayani lebih cepat, pemerintah bekerja lebih akuntabel, dan PAD bisa termonitor langsung.
Yang membuat Digikab berbeda: pengembangannya dilakukan lewat skema kemitraan tanpa menggunakan satu rupiah pun dari APBD.

Ini bukti bahwa transformasi digital bisa jalan lewat kolaborasi. Pemerintah fokus pada regulasi dan pelayanan, swasta menyediakan teknologi. Sama-sama untung, masyarakat yang diuntungkan.
Dengan Digikab, Minahasa Utara tidak hanya punya aplikasi baru. Pemkab sedang membangun fondasi pemerintahan digital yang modern, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.






