Kota Bitung, SiberSulut :Masa transisi dari rumah ke lingkungan sekolah memang menjadi tahap krusial yang menentukan kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
Di usia emas 4–6 tahun, ketika anak belajar mengenal dunia melalui bermain, bereksperimen, dan berinteraksi, memilih TK yang tepat bukan sekadar soal akademik, melainkan langkah awal membentuk karakter, kecerdasan, dan kemandirian.
Menjawab kebutuhan tersebut, TK Kartika XXI-9 Yayasan Koordinator Secata Cabang XXI-Merdeka resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung mulai 13 hingga 17 Juli 2026 ini diikuti oleh 58 siswa-siswi baru. Acara pembukaan dihadiri langsung oleh Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Secata Cabang XXI-Merdeka, dr. Rezky K. Rusida, didampingi Kepala Sekolah TK Kartika XXI-9, Juwita Sarendeng, S.Si., Gr., serta puluhan orang tua/wali murid yang tampak antusias menyaksikan momen pertama sang buah hati masuk sekolah.
Pencapaian TK Kartika XXI-9 yang kini memiliki 58 siswa baru dan fasilitas pembelajaran yang harmonis, nyaman, serta bermutu, bukanlah hasil instan.
Ini adalah buah dari dedikasi dan dukungan berkelanjutan dari Komandan Secata Rindam XIII/Merdeka, Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, S.I.P., M.H.I., M.Sc., bersama Ketua Yayasan Kartika Jaya, dr. Rezky K. Rusida.
Dari tahun ke tahun, kolaborasi antara Komandan Secata Rindam Xlll/Merdeka Letkol Inf Ade Rohmat Wahyudin, S.I.P.,M.H.I.,M.Sc dan Ketua Yayasan Kartika Jaya, dr. Rezky K. Rusida ini telah membawa perubahan signifikan dan prestasi gemilang bagi institusi tersebut.
Fasilitas yang terus diperbarui tidak hanya memenuhi standar keamanan fisik, tetapi juga dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang “harmonis”—di mana anak merasa aman secara emosional, stimulasi kognitif terpenuhi, dan interaksi sosial tumbuh alami. Bagi para orang tua, jaminan kualitas ini adalah alasan utama mempercayakan putra-putri mereka kepada TK Kartika XXI-9.
Konsep “MPLS Ramah” yang diusung TK Kartika XXI-9 mencerminkan pemahaman mendalam tentang psikologi anak usia dini. Alih-alih memperkenalkan aturan yang kaku, kegiatan orientasi lima hari ini difokuskan pada adaptasi emosional, pengenalan teman sebaya, dan eksplorasi lingkungan bermain yang aman.
Guru-guru terlatih bertindak sebagai fasilitator yang sabar dan penuh kasih sayang, memastikan setiap anak merasa diterima tanpa tekanan.
Dalam keterangannya, Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Secata Rindam XIII/Merdeka Cabang XXI-Merdeka, dr. Rezky K. Rusida, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Sekolah Juwita Sarendeng beserta seluruh guru yang telah mempersiapkan MPLS Ramah dengan matang. Ia juga mengapresiasi kepercayaan para orang tua yang telah memilih TK Kartika XXI-9 sebagai tempat menimba ilmu pertama bagi putra-putri mereka.
“Terima kasih kepada Ibu Juwita dan tim guru yang luar biasa. Terima kasih juga kepada para orang tua yang telah mempercayakan buah hatinya kepada kami. Ini adalah amanah besar yang akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujar dr. Rezky K. Rusida.
Ia menambahkan harapannya agar MPLS Ramah ini benar-benar menjadi pengalaman menyenangkan bagi anak-anak. “Harapan saya, adik-adik siswa baru merasa senang, aman, dan betah di sekolah. Jadikan TK Kartika XXI-9 sebagai rumah kedua yang penuh kasih sayang. Kami berharap, melalui pendidikan di sini, anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter mulia, dan siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah TK Kartika XXI-9, Juwita Sarendeng, S.Si., Gr., mengucapkan terima kasih kepada Ketua Yayasan yang telah membuka kegiatan MPLS Ramah secara resmi, serta kepada seluruh orang tua siswa yang telah hadir memberikan dukungan moril.
“Terima kasih kepada Ibu Ketua Yayasan atas dukungannya. Terima kasih juga kepada Bapak/Ibu orang tua yang telah meluangkan waktu mendampingi anak-anak di hari pertama ini. Kehadiran Anda adalah motivasi terbesar bagi kami dan keberanian bagi si kecil,” kata Juwita Sarendeng dengan nada hangat.
Ia menyampaikan harapan agar kolaborasi antara sekolah dan rumah dapat terus terjalin erat selama masa orientasi maupun setelahnya. “Semoga, mari kita jadikan lima hari MPLS ini sebagai momen bonding yang indah. Ajak anak-anak untuk berani berkenalan, mencoba hal baru, dan percaya diri. Dukungan positif dari orang tua di rumah akan sangat mempercepat adaptasi mereka di sekolah,” tambahnya.
Terpisah, salah satu orang tua siswi, Ibu Intan, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap TK Kartika XXI-9. Ia mengaku sempat khawatir karena ini adalah pengalaman pertama anaknya bersekolah, namun kecemasannya sirna melihat respons positif sang buah hati.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada TK Kartika XXI-9. Fasilitasnya sangat menarik dan aman, guru-gurunya ramah sekali. Anak saya yang biasanya pemalu, tadi langsung tertarik main dan tersenyum. Saya lega sekali,” ucap Intan dengan bahagia.
Ia berharap agar suasana hangat dan pendekatan ramah anak ini dapat dipertahankan sepanjang tahun ajaran. “Harapan saya, semoga anak saya dan teman-temannya selalu senang datang ke sekolah, sehat, dan berkembang dengan baik. Terima kasih sudah menerima kami sebagai bagian dari keluarga besar TK Kartika XXI-9,” pungkasnya.






