Skip to content
 SiberSulut.com SiberSulut.com

Jujur Bersuara

  • Beranda
  • Bitung
  • Bolmong Raya
  • Minahasa
  • Manado
  • Minut
  • Minsel
  • Mitra
  • Nasional
  • Nusa Utara
  • Redaksi
  • Sulawesi Utara
  • Tomohon
  • Artikel
  • Hukum
  • Kesehatan
 SiberSulut.com
SiberSulut.com

Jujur Bersuara

Warga Tondey raya, Bayar pajak Wajib, Tapi jalan kami hancur.

Ndy, 16 Mei 202616 Mei 2026

Sibersulut.com Tondey raya- Semangat gotong-royong masyarakat, Desa Tondey Raya kembali melakukan aksi kebersamaan untuk perbaikan tahap kedua di ruas jalan Tondey- Ongkaw, Kecamatan Motoling Barat, kembali dengan semangat menyala-nyala. Pada Sabtu (16/05/26).

Tanpa menunggu janji manis atau anggaran yang tak kunjung turun, warga secara sukarela dan swadaya bahu-membahu memperbaiki jalan poros vital yang menghubungkan Desa Raanan baru – Tondey- Ongkaw.

Jalan yang selama puluhan tahun ini rusak parah, berlubang, dan kerap memakan korban, kini mulai disentuh tangan-tangan rakyat.

Warga sambil bahu membahu menambal jalan yang berlobang..

Dari pagi hingga sore, warga turun langsung ke lokasi mengangkut material, menimbun lubang, hingga meratakan badan jalan.

Antusiasme warga memuncah, bukan karena proyek, melainkan karena kebutuhan mendesak demi akses ekonomi, pendidikan, dan keselamatan bersama.

Ironisnya, jalan poros yang seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah justru diperbaiki dengan uang dan tenaga rakyat kecil yang juga dibebani pajak.

Fakta ini memantik pertanyaan keras : di mana peran pemerintah selama ini? Mengapa akses penghubung antar wilayah dan kecamatan yang krusial dibiarkan rusak hingga warga harus patungan?

Warga Desa Tondey raya Swadaya Tambal Jalan Poros, Pemerintah Diminta Jangan Tinggal Diam?

Tokoh masyarakat setempat RPM, menegaskan bahawa aksi ini adalah tamparan keras bagi para pemangku kebijakan agar tidak menutup mata.

“Kami tidak menuntut berlebihan, kami hanya ingin jalan layak. Jika rakyat sudah bergerak, pemerintah jangan tinggal diam,” tegasnya.

Aksi swadaya ini patut diapresiasi setinggi-tingginya. Namun lebih dari itu, harus menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah agar segera turun tangan, melakukan perbaikan permanen, dan tidak membiarkan semangat gotong-royong terus dijadikan penutup atas kelalaian kebijakan.

“Rakyat sudah membuktikan kepedulian. Kini giliran pemerintah menunjukkan tanggung jawab,” tutupnya.*ndy*

Related Posts:

  • 20260510_022712
    Puluhan tahun Tak tersentuh pembangunan, Ratusan…
  • IMG-20260521-WA0007
    Menuai sorotan, Diduga beroperasi tanpa izin. Galian…
  • IMG_20260518_004741
    Tak langsung diperbaiki, jalan bekas galian aspal…
  • IMG_20260507_165723
    Miris Oknum kepsek Tampar Murid, di SD GMIM Raanan…
  • 20260212_192522
    PT MSM/TTN Bohongi Warga Pinasungkulan Dan Ketum…
  • 20260305_144026
    Gercep, Dirut PDAM Bitung Dan Tim PDAM Bitung…
Minahasa Selatan

Navigasi pos

Previous post
Next post

Video contoh

https://www.youtube.com/watch?v=nMVRjlN88s8

Berita lainnnya

  • 20260510_022712
    Puluhan tahun Tak tersentuh pembangunan, Ratusan…
  • IMG-20260521-WA0007
    Menuai sorotan, Diduga beroperasi tanpa izin. Galian…
©2026 SiberSulut.com | WordPress Theme by SuperbThemes