Boltim, SiberSulut :Kepolisian Resor (Polres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali mempertegas komitmen terhadap penegakan disiplin internal dan standar operasional prosedur (SOP) dalam penggunaan kekuatan.
Dalam apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kapolres Boltim AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., di Lapangan Apel Mako Polres Boltim, seluruh personel diingatkan untuk menjunjung tinggi profesionalisme sebagai fondasi utama pelayanan publik.
Penekanan khusus diberikan pada aspek teknis penggunaan senjata api dinas. Mengingat dinamika keamanan yang kompleks dan adanya sejumlah insiden serupa di daerah lain yang menjadi sorotan publik, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan memerintahkan agar setiap anggota, khususnya mereka yang bertugas di garis depan (frontliner), memiliki pemahaman mendalam dan kepatuhan mutlak terhadap ketentuan hukum yang berlaku.
Kapolres menegaskan bahwa setiap tindakan kepolisian, terutama yang melibatkan penggunaan senjata api, harus memenuhi tiga kriteria utama: proporsional, berpedoman pada hukum dan SOP, serta dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan moral.
“Setiap tindakan harus proporsional, berpedoman pada hukum dan SOP, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan dengan nada serius.
Untuk memastikan prinsip ini berjalan efektif, Kapolres meminta agar pelatihan dan peningkatan kemampuan teknis (shooting drill dan simulasi situasi berbahaya) dilaksanakan secara rutin dan terukur.
Langkah antisipatif ini bertujuan meminimalkan risiko kesalahan human error (human error) atau eskalasi kekerasan yang tidak perlu saat menghadapi situasi kritis di lapangan.
Selain aspek teknis dan legalitas, Kapolres juga menyoroti pentingnya kesiapan fisik dan mental personel. Ia menekankan bahwa pola hidup sehat dan olahraga rutin bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan modal utama agar anggota tetap prima dalam melayani masyarakat.
“Personel yang bugar secara fisik akan lebih stabil secara mental dalam mengambil keputusan cepat dan tepat di bawah tekanan. Ini adalah bagian dari implementasi Polri Presisi,” ujarnya.
Apel pagi tersebut berlangsung tertib dan diikuti oleh seluruh jajaran pejabat, perwira, bintara, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Polres Boltim.
Melalui arahan tegas ini, Kapolres berharap seluruh jajarannya semakin disiplin, siap siaga, dan mampu bertindak secara humanis namun tetap presisi demi menciptakan rasa aman dan kepercayaan publik di wilayah hukum Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.






