MINUT – Suasana kehangatan dan solidaritas menyelimuti Pendopo Kantor Bupati Minahasa Utara (Minut) pada Jumat, 19 Juni 2026.
Memasuki hari kedua dari rangkaian donor darah sukarela yang digelar setiap tiga bulan, Pemerintah Kabupaten Minut bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Minut kembali membuktikan komitmen kemanusiaan melalui aksi nyata.

Kegiatan ini berhasil mengumpulkan 68 kantong darah dari para Aparatur Sipil Negara (ASN), PPPK, dan pegawai paruh waktu yang datang secara sukarela.
Kegiatan yang dibuka pukul 09.00 WITA ini dilaksanakan dalam dua sesi terstruktur untuk memastikan pelayanan optimal.
Sesi pertama dikhususkan bagi PPPK dan pegawai paruh waktu, sementara sesi kedua diperuntukkan bagi ASN dan undangan. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta mengerahkan minimal lima orang ASN sesuai jadwal bergilir, menciptakan sistem partisipasi yang adil dan berkelanjutan tanpa membebani satu instansi tertentu.
Urgensi Kebutuhan Darah: Target WHO Masih Jauh
Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Minut, dr. Harold Sepang, didampingi Wakil UPTD dr. Faisal Mangkang dan Sekretaris PMI Melky Wewengkang, memantau langsung jalannya kegiatan.
Ia mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di wilayah Minut terus mengalami peningkatan signifikan seiring bertambahnya rumah sakit mitra dan jumlah pasien yang memerlukan transfusi.
“Stok darah kami saat ini masih fluktuatif. Peningkatan kebutuhan dipicu oleh ekspansi layanan kesehatan dan pertumbuhan pasien. Target WHO sebesar dua persen dari jumlah penduduk yang mendonorkan darah belum terpenuhi di Minut. Oleh karena itu, donor rutin seperti ini bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan kebutuhan kritis yang sangat diperlukan,” jelas dr. Harold Sepang dengan nada serius namun penuh harap.
Ia menekankan bahwa setiap tetes darah yang didonorkan hari ini berpotensi menyelamatkan nyawa seseorang yang sedang berjuang melawan penyakit.

Kolaborasi antara Pemkab dan PMI menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas stok darah demi pelayanan kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat Minut.
Apresiasi Pemkab: Kepedulian Sosial Adalah Integritas ASN
Pemerintah Kabupaten Minut memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas antusiasme ASN yang berpartisipasi tanpa paksaan.
Bagi pemkab, kehadiran pegawai di pendopo bupati untuk mendonorkan darah adalah manifestasi nyata dari nilai-nilai kepedulian sosial dan integritas aparatur negara.
“Ini adalah bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata ASN untuk membantu sesama serta mendukung pelayanan kesehatan berkelanjutan. Ketika birokrasi bergerak dengan hati, dampaknya akan terasa hingga ke tingkat paling bawah,” ujar perwakilan Pemkab Minut.
Melalui kolaborasi rutin yang telah terjadwal ini, Pemkab Minut dan PMI optimistis dapat mempertahankan ketersediaan stok darah yang memadai.
Kegiatan donor darah sukarela di Pendopo Bupati bukan hanya tentang mengisi kantong darah, tetapi juga tentang memperkuat ikatan kemanusiaan antarwarga dan menegaskan bahwa Minahasa Utara adalah daerah yang warganya saling peduli, saling menjaga, dan saling menguatkan dalam suka maupun duka.
(V)






