Kota Bitung, SiberSulut :Kepolisian Resor Bitung terus menunjukkan kesiapsiagaan dalam merespons setiap laporan masyarakat melalui layanan darurat Call Center 110.
Pada Jumat (5/6/2026), Tim Patroli Pantera Presisi dari Satuan Samapta Polres Bitung segera bergerak menuju lokasi setelah menerima informasi adanya perkumpulan sejumlah pelajar di sekitar depan Sekolah DonBosco bitung yang diduga berpotensi menimbulkan tawuran antarsekolah.
Sesampainya di lokasi, tim patroli segera melakukan langkah antisipasi secara terukur dan humanis. Pemeriksaan dilakukan terhadap tubuh dan barang bawaan para pelajar, termasuk isi tas serta bagasi kendaraan bermotor yang digunakan, guna memastikan tidak ditemukan benda berbahaya seperti senjata tajam atau alat yang dapat dipakai untuk kekerasan.
Setelah pemeriksaan selesai dan tidak ditemukan barang terlarang, petugas memberikan pembinaan serta edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga ketertiban, menghindari perselisihan, dan memanfaatkan masa muda untuk hal-hal yang positif.
Tim juga mengarahkan mereka untuk segera kembali ke lingkungan sekolah masing-masing dan diimbau langsung pulang ke rumah begitu jam pelajaran berakhir.
Kapolres Bitung AKBP Albert Zai melalui Kepala Seksi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan pelajar.
“Kami mengimbau agar para pelajar senantiasa menjauhi segala bentuk pertikaian dan tidak terprovokasi untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum. Kepada orang tua, kami juga meminta perhatian dan pengawasan yang lebih terhadap kegiatan anak-anak, terutama di luar jam sekolah.
Bagi masyarakat, teruslah bekerja sama dengan kepolisian dengan melaporkan segera setiap kejadian atau potensi gangguan keamanan melalui layanan nomor darurat 110 yang dapat dihubungi kapan saja,” ujarnya.
AKP Abdul Natip juga mengharapkan bahwa “Kami berupaya antisipasi dan pembinaan ini dapat membuat para pelajar lebih sadar akan tanggung jawabnya, serta lingkungan pendidikan di Kota Bitung tetap terjaga aman, tertib, dan bebas dari tindakan kekerasan, sehingga generasi muda dapat tumbuh dan berkembang dengan baik demi masa depan bangsa,” pungkasnya.








