Kota Bitung, SiberSulut :Usai upacara resmi di Lapangan Walikota Bitung, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., memimpin acara syukur yang tidak hanya merayakan pencapaian institusi, tetapi juga merajut kebersamaan melalui sentuhan budaya lokal yang menyentuh hati.
Momen paling berkesan hadir ketika Lima Srikandi Polwan Polres Bitung tampil membawa Tumpeng, wadah tradisional khas Minahasa yang melambangkan kesuburan, rezeki, dan rasa syukur. Kehadiran tumpeng dalam syukuran ini bukan sekadar hiasan, melainkan simbol bahwa Polri di Bitung tumbuh dan berkembang berkat dukungan masyarakat serta nilai-nilai luhur budaya setempat.
Kapolres AKBP Albert Zai secara langsung memberikan potongan nasi tumpeng kepada personil tertua AIPTU EROL LUNGKANG dan personil termuda BRIPDA ADRIANO CESIE KOLIBU sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi personel aktif yang telah mengabdi tanpa lelah. Gestur sederhana ini menjadi pengingat bahwa setiap prestasi kepolisian lahir dari kerja keras individu dan dukungan kolektif.
Syukuran juga menjadi ajang apresiasi bagi para juara lomba yang digelar dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80.
Dalam kejuaraan bola voli yang berlangsung sengit namun sportif, Gabungan Pimstaf Polres Bitung berhasil keluar sebagai Juara 1, disusul Satreskrim sebagai Juara 2, dan Satintelkam sebagai Juara 3.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Bitung, Randito Maringka, S.Sos., yang turut hadir memeriahkan momen syukur tersebut. Kehadiran pejabat daerah ini menegaskan bahwa keberhasilan Polres Bitung adalah kebanggaan bersama seluruh elemen kota.
Dalam sambutannya, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., menekankan bahwa syukuran kali ini adalah wujud gratitude (rasa syukur) yang harus diterjemahkan menjadi pelayanan yang lebih baik.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh personel, keluarga besar Polri, serta masyarakat Bitung yang telah mendukung pelaksanaan tugas kami. Tema ‘Polri Untuk Masyarakat’ hari ini kita rayakan dengan hati yang bersih dan budaya yang mengakar. Harapan saya, momentum syukur ini menjadikan kita semakin rendah hati, semakin dekat dengan rakyat, dan semakin profesional dalam mengayomi,” ujar Kapolres dengan nada hangat.
Ia juga berpesan agar tradisi seperti membawah tumpeng dan bergotong royong dalam syukuran terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas Polri yang humanis dan adaptif terhadap kearifan lokal.
Melalui syukuran yang harmonis ini, Polres Bitung mengirimkan pesan kuat bahwa kepolisian modern tidak harus meninggalkan akar budayanya. Justru, integrasi antara profesionalisme penegakan hukum dan nilai-nilai kearifan lokal seperti yang tercermin dalam tradisi tumpeng, adalah kunci membangun kepercayaan publik yang autentik
Dalam keterangannya, Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, S.Tr.K., S.I.K., M.H. mengatakan bahwa kebanggaannya atas capaian timnya. “Satuan Reskrim Polres Bitung meraih prestasi gemilang: Juara 1 untuk tim putri dan Juara 2 untuk tim putra dalam lomba voli.
Ini membuktikan soliditas dan semangat juang anggota kami, baik di lapangan tugas maupun di arena olahraga,” ujarnya.
Ia mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta dan panitia, serta berharap prestasi ini dapat memacu motivasi anggota untuk terus berprestasi di berbagai bidang.






