Minahasa Utara, SiberSulut:Gelora semangat kebangsaan menggema di Desa Pinilih, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, pada Senin (29/06/2026).
Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan kunjungan kerja untuk menghadiri puncak acara Perkemahan Remaja Pantekosta yang diikuti oleh sekitar 30.000 peserta dari berbagai daerah. Kehadiran orang nomor dua di negeri ini menjadi simbol perhatian pemerintah pusat terhadap pembinaan karakter generasi muda sebagai tulang punggung masa depan Indonesia.
Kegiatan raksasa ini bukan sekadar ajang berkumpulnya remaja beragama, melainkan momentum strategis untuk menumbuhkan nilai-nilai persatuan, disiplin, dan cinta tanah air melalui wadah perkemahan yang interaktif. Di tengah tantangan era digital yang sering mengikis identitas lokal, forum ini hadir untuk memperkuat fondasi moral dan sosial para pemuda agar tetap kokoh dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.
Dalam sambutannya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, gereja, dan seluruh peserta yang telah menyelenggarakan kegiatan dengan tertib dan penuh sukacita. Ia menekankan bahwa energi positif kaum muda harus dialirkan untuk hal-hal konstruktif.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat. Melihat 30.000 wajah cerah dan penuh semangat di sini, saya yakin masa depan Indonesia sangat cerah.
Menurutnya, jadikan momen ini sebagai awal untuk membangun jaringan persaudaraan lintas daerah. Kalian adalah garda terdepan penjaga persatuan. Jangan biarkan perbedaan memecah belah, tetapi jadikan itu kekuatan untuk memajukan bangsa,” ujar Wapres dengan nada inspiratif.
Ia juga berpesan agar para remaja tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga tangguh secara mental dan spiritual.
“Jadilah pemuda yang berkarakter, yang mampu menyaring informasi di era digital dengan bijak, dan selalu mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi atau golongan,” tambahnya.
Untuk mendukung kelancaran kunjungan kerja Wakil Presiden, jajaran Kodam XIII/Merdeka maupun Polda Sulut bersama Pemerintah Daerah dan instansi terkait, termasuk Kepolisian, telah melaksanakan koordinasi pengamanan secara terpadu.
Dalam keterangannya, Pangdam Mirza Agus menyampaikan, “Kodam XIII/Merdeka bersama seluruh unsur terkait telah melaksanakan langkah-langkah pengamanan dan koordinasi secara maksimal guna memastikan seluruh rangkaian kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia di Kabupaten Minahasa Utara berlangsung aman, tertib, dan lancar.”
Mayjen Mirza Agus juga secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada personel TNI dan Polri yang telah bekerja sama dengan solid dalam mengamankan area kegiatan.
“Sinergi antara TNI dan Polri, serta dukungan masyarakat lokal, adalah kunci utama terciptanya situasi kondusif. Terima kasih kepada rekan-rekan Polri dan seluruh elemen keamanan yang telah bertugas dengan profesional tanpa henti,” ungkapnya.
Pangdam XIII/Merdeka berharap kehadiran Wakil Presiden dapat menjadi motivasi besar bagi generasi muda di Sulawesi Utara. “Kehadiran Wakil Presiden diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus membangun semangat persatuan, disiplin, serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. Jadikan desa Pinilih ini sebagai saksi sejarah lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang integritas,” pungkasnya.
Dengan berakhirnya kunjungan kerja ini, pesan kuat telah tersampaikan: bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, TNI-Polri bersinergi menjaga ketertiban, dan pemuda adalah harapan terbesar bangsa.
Perkemahan Remaja Pantekosta di Minahasa Utara telah berhasil membuktikan bahwa keragaman agama dan budaya bukanlah penghalang, melainkan jembatan emas menuju Indonesia yang lebih bersatu, maju, dan sejahtera.






