Manado, SiberSulut:Dalam upaya mempererat tali silaturahmi dan membangun komunikasi yang lebih harmonis dengan insan pers, Kodam XIII/Merdeka menggelar rangkaian kegiatan santai namun bermakna: Olahraga Bersama, Coffee Morning, hingga Nonton Bareng (Nobar) Piala Dunia. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., bersama jajaran pimpinan utama Kodam dan puluhan wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, televisi, serta daring di Sulawesi Utara.
Suasana hangat dan penuh keakraban menyelimuti Markas Komando (Mako) Kodam XIII/Merdeka, Manado, pada Selasa (07/07/2026).
Acara yang berlangsung cair ini bukan sekadar ajang rekreasi, melainkan wujud nyata komitmen Kodam XIII/Merdeka untuk membuka ruang dialog yang setara dan produktif dengan mitra strategisnya, yaitu para jurnalis.
Kehadiran Kasdam Brigjen TNI Wahyu Eko Purnomo, Irdam Brigjen TNI Esy Suharto, Kapoksahli Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, serta para Asisten dan Dan/Kabalakdam menunjukkan keseriusan institusi militer dalam menghargai peran pers sebagai jembatan informasi antara TNI dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers atas dedikasi mereka dalam menyampaikan informasi secara cepat, akurat, dan berimbang.
Ia menekankan bahwa pemberitaan yang objektif dan konstruktif memiliki peran vital dalam menjaga stabilitas keamanan serta memperkuat persatuan bangsa di tengah dinamika sosial yang kompleks.
“Sinergi yang telah terjalin baik ini harus terus dipelihara dan ditingkatkan. Kodam XIII/Merdeka selalu terbuka terhadap komunikasi dan masukan dari insan pers. Ini adalah bagian dari upaya kami membangun hubungan yang profesional, saling mendukung, dan transparan,” ujar Pangdam Mirza Agus dengan nada bersahabat.
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti olahraga dan nobar bukan hanya soal hiburan, tetapi sarana untuk saling bertukar pikiran dan memperkuat kebersamaan.
“Dengan sinergi yang baik antara TNI dan media, kita dapat bersama-sama memberikan informasi yang positif, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jangan biarkan hoaks atau narasi negatif merusak persatuan; mari kita lawan dengan fakta dan kebenaran,” tegasnya.
Para wartawan yang hadir menyambut antusias inisiatif Pangdam tersebut. Mereka menilai bahwa pendekatan humanis melalui aktivitas santai seperti coffee morning dan nobar mampu mencairkan sekat formalitas yang sering kali menghambat komunikasi efektif. Suasana yang rileks memungkinkan diskusi yang lebih terbuka, jujur, dan solutif mengenai isu-isu pertahanan dan keamanan di wilayah Sulawesi Utara.
“Kegiatan ini sangat positif. Kami merasa dihargai bukan hanya sebagai penyampai berita, tapi sebagai mitra diskusi. Keakraban yang terbangun hari ini akan memperkuat hubungan kemitraan kami dengan Kodam, sehingga koordinasi ke depannya bisa lebih solid dan produktif,” ungkap salah satu perwakilan wartawan yang hadir.
Melalui kegiatan ini, Kodam XIII/Merdeka mengirimkan pesan kuat bahwa kolaborasi dengan media massa adalah kunci dalam menghadapi tantangan era informasi. Di saat disinformasi dapat dengan cepat memecah belah masyarakat, kehadiran pers yang profesional dan didukung oleh keterbukaan institusi militer adalah benteng terkuat untuk menjaga kepercayaan publik.
Harapan besar tertumpu pada keberlanjutan dialog semacam ini. Bukan hanya saat ada acara seremonial, tetapi sebagai budaya kerja yang mengakar.
Dengan saling memahami tugas dan tantangan masing-masing—TNI menjaga kedaulatan negara, Media menjaga kedaulatan informasi—Sulawesi Utara, dan Indonesia secara umum, dapat bergerak maju dengan fondasi persatuan yang kokoh.
Selamat bersinergi, Kodam XIII/Merdeka dan Insan Pers Sulut! Teruslah menjadi garda terdepan kebenaran dan pemersatu bangsa






