Skip to content
 SiberSulut.com SiberSulut.com

Jujur Bersuara

  • Beranda
  • Bitung
  • Bolmong Raya
  • Minahasa
  • Manado
  • Minut
  • Minsel
  • Mitra
  • Nasional
  • Nusa Utara
  • Redaksi
  • Sulawesi Utara
  • Tomohon
  • Artikel
  • Hukum
  • Kesehatan
 SiberSulut.com
SiberSulut.com

Jujur Bersuara

Sinergi Warga dan Aparat: Polda Jabar Perkuat Benteng Keamanan Lawan Curas Dan Begal

Adit, 22 Juli 2026

Jawa Barat, SiberSulut |Polda Jawa Barat mengambil langkah berani dan kontroversial namun populis dalam merespons maraknya aksi kejahatan jalanan dan begal yang kian meresahkan warga.

 

Melalui pernyataan resmi Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan, institusi kepolisian secara eksplisit mengizinkan masyarakat untuk turut mengambil tindakan tegas terhadap pelaku kriminal di jalan raya.

 

Namun, izin ini datang dengan satu syarat mutlak: tindakan tersebut harus berada dalam batas wajar dan tidak berujung pada penghilangan nyawa atau main hakim sendiri yang berlebihan.

 

Langkah strategis ini merupakan respons langsung Kapolda Jawa Barat terhadap keluhan publik yang merasa terancam saat beraktivitas di malam hari.

 

Selain memperketat patroli rutin dan menyasar titik-titik rawan, Kapolda telah menginstruksikan seluruh jajarannya di lapangan untuk bertindak tegas dan terukur.

 

Sinergi antara aparat kepolisian dan kewaspadaan warga diharapkan menjadi tembok kokoh bagi para pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor).

 

Dalam konferensi pers di Mapolda Jawa Barat, Selasa (21/07/2026), Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan apresiasi tinggi atas peran aktif warganet dan masyarakat sipil. Ia mencatat bahwa laporan-laporan cepat melalui media sosial telah membantu polisi mengidentifikasi pola gerak dan modus operandi para begal.

 

“Perintah Pak Kapolda untuk tindak tegas terukur. Ini tidak hanya untuk polisi, masyarakat pun boleh tapi jangan sampai mati,” kata Hendra dengan nada tegas namun menekankan aspek kemanusiaan.

 

Pernyataan ini mengirimkan pesan ganda: di satu sisi, negara memberikan legitimasi moral bagi warga untuk membela diri dan harta bendanya (self-defense) saat menghadapi ancaman nyata.

 

Di sisi lain, negara tetap memegang monopoli penggunaan kekuatan mematikan, sehingga eksekusi di luar prosedur hukum (main hakim sendiri hingga tewas) tetap merupakan tindak pidana yang akan diproses sesuai undang-undang.

 

 

Kebijakan ini menempatkan warga bukan sebagai objek pasif yang menunggu bantuan, melainkan sebagai mitra aktif dalam sistem keamanan lingkungan.

Dengan adanya “izin” untuk bertindak tegas—seperti menghalangi, melumpuhkan sementara, atau menahan pelaku hingga polisi tiba—rasa takut warga diharapkan berubah menjadi rasa percaya diri kolektif. Namun, edukasi tentang batasan “tindakan wajar” menjadi kunci agar euforia pembegalan tidak berubah menjadi anarki massa.

 

Polda Jabar juga berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan yang masuk, baik melalui kanal resmi maupun viral di media sosial. Kecepatan respons polisi terhadap informasi dari warga menjadi tolok ukur keberhasilan strategi hibrida ini. Jika warga merasa laporannya ditindaklanjuti dengan cepat, maka kepercayaan terhadap institusi kepolisian akan pulih, dan siklus kejahatan dapat diputus lebih efektif.

 

 

 

Instruksi Kapolda Jawa Barat ini adalah terobosan berani dalam manajemen keamanan publik di era digital. Ketika aparat tidak bisa hadir di setiap sudut jalan setiap detik, memberdayakan warga dengan panduan yang jelas adalah solusi pragmatis.

 

Namun, garis merah “jangan sampai mati” adalah pengingat bahwa peradaban dibangun di atas penghormatan terhadap nyawa, bahkan nyawa seorang penjahat.

 

Polda Jawa Barat, ini adalah angin segar. Mereka tidak lagi sendirian melawan ketakutan. Bagi para begal, ini adalah peringatan keras bahwa target mereka kini memiliki dukungan moral dan legal dari negara untuk melawan balik.

Dan bagi penegak hukum, ini adalah tantangan untuk memastikan bahwa setiap tindakan warga yang “tegas” tetap berada dalam koridor hukum yang adil.

Related Posts:

  • 20260426_193957
    Komitmen Jaga Keamanan, Polres Bitung Ungkap Kasus…
  • Screenshot_2026-07-08-16-25-55-71_96b26121e545231a3c569311a54cda96
    Kapolda Sulut Irjen Roycke Pimpin Langsung Serah…
  • Screenshot_2026-06-24-09-49-47-93_96b26121e545231a3c569311a54cda96
    Mengusung Semangat "Polisi Untuk Masyarakat", Polda…
  • IMG-20260227-WA0014
    Satgas Saber Pelanggaran Pangan Pusat Secara…
  • IMG-20260421-WA0032
    Himbauan Polres Bitung: Selesaikan Masalah Dengan…
  • IMG-20260512-WA0095
    Ikut Mendampingi Kunjungan Kerja Kapolda Sulut,…
Nasional Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan

Navigasi pos

Previous post
Next post

Video contoh

https://www.youtube.com/watch?v=nMVRjlN88s8

Berita lainnnya

  • 20260426_193957
    Komitmen Jaga Keamanan, Polres Bitung Ungkap Kasus…
  • Screenshot_2026-07-08-16-25-55-71_96b26121e545231a3c569311a54cda96
    Kapolda Sulut Irjen Roycke Pimpin Langsung Serah…
©2026 SiberSulut.com | WordPress Theme by SuperbThemes